07 November 2022

Golkar Ngotot Capreskan Airlangga Hartarto, Rocky Gerung: Pertanda Bagus, Harga Dirinya Sudah Pulih!

Berita Golkar - Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti soal konsolidasi antara internal Partai Golkar yang digelar menjelang pertemuan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di Makassar, Sulawesi Selatan. Usai konsolidasi tersebut, Golkar dengan sepakat dan tegas mengungkapkan bahwa partainya akan tetap mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) dalam Pilpres 2024.

Hal ini sesuai dengan hasil amanat Musyawarah Nasional (Munas) yang telah digelar Golkar beberapa waktu yang lalu. Menanggapi hal tersebut, Rocky menilai sikap tersebut menunjukan bahwa Partai Golkar merupakan partai yang bermartabat. "Itu pertanda bagus bahwa Golkar pulih harga dirinya," tutur Rocky pada Senin (7/11/22).

Rocky mengungkapkan bahwa Golkar merupakan partai yang otonom sehingga tidak memerlukan izin dari Presiden Joko Widodo untuk memajukan sosok capres dari kader partainya. "Kan dia partai yang otonom ngapain minta izin ke presiden," kata Rocky.

Baca Juga: Inilah 10 Perempuan Partai Golkar Terpopuler Oktober 2022, Ratu Tatu Chasanah Kokoh di Puncak Klasemen

"Mau kalah nggak ada soal yang penting dia tahu dia mampu untuk mengajukan kadernya sendiri," imbuh Rocky. Rocky lantas menyinggung dua partai lain yang tergabung dalam KIB, yaitu PAN dan PPP. Kedua partainya ini tampaknya akan tetap mendukung Ganjar sebagai capres.

"Ngapain itu PAN dan PPP kayak pecicilan aja kan. Mentang-mentang udah di depan si Ganjar semua ngikut di belakangnya," ujarnya.

KIB Belum Sepakat Soal Capres

Pada pertemuan KIB di Makassar belum menentukan soal pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Ketiga partai yang tergabung dalam KIB, yaitu Golkar, PAN, dan PPP, belum sepakat perihal siapa sosok yang akan diusung pada Pilpres 2024.

Baca Juga: Rapatkan Barisan! Golkar Kota Makassar Siap Semarakkan Konsolidasi KIB di Sulsel

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam menentukan capres dan cawapres. KIB fokus menyatukan visi dan misi terlebih dahulu. KIB mengusung visi misi transformasi ekonomi nasional. Prinsip ini perihal bagaimana manusia harus sehat, ekonomi harus sehat, dan bumi harus sehat.

Alasan lain mengapa KIB belum menentukan capres dan cawapres adalah karena saat ini Indonesia sedang fokus melaksanakan G20. KIB tidak ingin mengganggu konsentrasi Presiden Joko Widodo. (sumber)

 

fokus berita : #Rocky Gerung