13 November 2022

Pemain Naturalisasi Terlalu Banyak di Timnas Indonesia, Ini Tanggapan Menpora Zainudin Amali

Berita Golkar - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memprediksi bahwa 10 tahun lagi Indonesia tidak lagi bergantung pada pemain naturalisasi. Syaratnya, Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dibentuk sejak 2021 berjalan dnegan baik.

Program pembinaan usia muda dimulai sejak kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tujuan diadakannya pembinaan usia muda, guna untuk membentuk bibit unggul di dunia sepak bola Indonesia.

Dilansir dari unggahannya akun instagram @garudafighters yang menjelaskan opini Menpora Amali tentang adanya naturalisasi di Indonesia.

“Pembinaan kita mulai dari kelas 1 SMP di sentra-sentra olahraga. Kalau ditanya kapan kita tidak naturalisasi lagi, secara teori 10 tahun lagi” ujar Menpora dalam rapat bersama Komisi II DPR Ri, yang dikutip dari akun @garudafighters.

Baca Juga: Promosikan Pariwisata Riau, Gubernur Syamsuar Lepas Peserta Tour De Muara Takus 2022

Pasalnya, desain olahraga Indonesia belum ada di Indonesia. Pembinaan usia muda untuk para atlet Indonesia baru berjalan dalam beberapa waktu belakangan ini.

Sementara itu, Timnas Indonesia sedang gencar mencari pemain yang berdarah Indonesia. Pemain bintang yang bermain di luar negeri. Langkah ini menjadi pertanyaan besar oleh anggota rapat.

Mereka berharap, untuk kedepannya Indonesia bisa memanfaatkan pemain lokal yang ada di Indonesia. Masih banyak pemain di segala penjuru yang memiliki bakat bermain sepak bola.

Pemain naturalisasi yang dipanggil pelatih timnas Indonesia Sin Tae Yong yakni, Jordi Amat, Sandy Walsh, serta Shayne Pattynama.

Baca Juga: Agus Gumiwang Minta Masyarakat Utamakan Produk Dalam Negeri Sebagai Wujud Kemandirian

Proses naturalisi saat ini diperketat. Naturalisasi yang dilakukan merupakan cara jangka pendek. Sehingga, pemerintah bisa tetap fokus pada program pembinaan atlet di usia muda.

Namun, naturalisasi ini juga dapat membuka peluang bagi atlet keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri, untuk bisa membela Indonesia. (sumber)

 

 

fokus berita : #Zainudin Amali