15 November 2022

Sentil Kemenkominfo, Dave Laksono: Set Top Box Gratis Jangan Jadi Lahan Bisnis!

Berita Golkar - Kebijakan suntik mati siaran TV analog atau analog switch off (ASO) mendapat sorotan Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono. Menurutnya pengadaan dan sertifikasi set top box (STB) oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) jangan sampai menjadi ajang bisnis.

Diketahui STB sendiri merupakan dekoder untuk mengonversi siaran TV digital agar dapat ditangkap oleh pesawat TV analog. Pada 2022, pemerintah berencana mengadakan 1 juta unit STB gratis untuk rumah tangga miskin (RTM).

Sementara itu, penyelenggara multipleksing atau stasiun televisi berkomitmen total mengadakan dan mendistribusikan sekitar 4,3 juta STB. Untuk non RTM, STB dijual di toko-toko offline maupun toko online dengan beragam tipe dan harga.

Semua STB harus sudah mendapat sertifikasi dari Kementerian Kominfo. Saat ini ada 45 vendor STB dengan sekitar 70 tipe yang sudah mengantongi sertifikasi Kementerian Kominfo.

Baca Juga: Masya Allah! Airlangga Hartarto Berangkatkan Umrah Kiai dan Ustadz Pesantren Buntet, Cirebon

"Anggaran dari APBN harus digunakan dengan baik. Proyek pengadaan STB gratis yang menjadi tanggung jawab pemerintah jangan jadi ladang bisnis. Apalagi ini untuk rumah tangga miskin," kata Dave sebagaimana dikutip Harianhaluan.com dari Inews.id, 23 November 2022.

Politikus Partai Golkar itu menegaskan Kementerian Kominfo harus bisa memastikan penyaluran STB gratis benar-benar tepat sasaran.

"Aturannya sudah jelas. Jadi tinggal prosesnya saja di lapangan. Adalah kewajiban Kementerian Kominfo untuk menjamin STB diterima dan bisa digunakan oleh semua RTM," katanya.

Disisi lain, pemerintah menjamin pengadaan STB dan sertifikasinya bebas dari praktik korupsi karena seluruh proses dilaksanakan secara transparan dan online sehingga nyaris tanpa sentuhan manusia.

Baca Juga: Bersama Komisi V, Muhammad Fauzi Minta Semua Pihak Kerja Sama Cari Solusi Tertibkan Perlintasan Kereta Api

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Pengembangan Pita Lebar Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Marvel Parsaoran Situmorang.

Menurutnya pemerintah sudah menuntaskan pengadaan satu juta STB gratis untuk RTM se-Indonesia. Anggaran pengadaan STB gratis untuk satu juta RTM mencapai Rp250 miliar. "Tidak ada lagi anggaran STB gratis untuk 2023. Tinggal realisasi komitmen dari stasiun-stasiun TV," katanya.

Marvel juga mengatakan merek STB yang tersertifikasi akan terus bertambah karena jumlah pemohon cukup banyak. Salah satu produsen STB yang telah mengantongi sertifikasi dari Kementerian Kominfo adalah BUMN PT INTI (Persero). (sumber)

fokus berita : #Dave Laksono