16 November 2022

Harus Lebih Atraktif, Darul Siska Minta BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Jumlah Kepesertaan

Berita Golkar - Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska mendorong Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Jamsostek) untuk lebih atraktif dalam meningkatkan kepesertaan BPJS di tahun mendatang. Darul juga meminta jajaran BPJS Ketenagakerjaan mempunyai berbagai strategi lain untuk menarik masyarakat agar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Demikian diungkapkan Darul saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan di Gedung Nusantara I, Senayan, di Jakarta, Selasa (15/11/2022). Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena itu salah satunya membahas mengenai perkembangan dan kondisi ekonomi global serta dampaknya terhadap capaian dan keberhasilan program BPJS Ketenagakerjaan.

“Inikan (BPJS Ketenagakerjaan) harus lebih atraktif. Kita ingin mendorong juga peningkatan kepesertaan BPJSTK ini tahun depan. Pak Melki (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI) sudah bocorkan satu strateginya, (Anggota Komisi IX DPR RI) yang lain juga punya strategi lain untuk mengikutkan banyak orang jadi peserta BPJS Tenaga Kerja. Paling tidak, supaya kita jangan tiba-tiba keluar duit gede kalau ada (peserta) yang mengalami musibah begitu,” kata Darul.

Baca Juga: Bertemu Bos Amazon, Airlangga Hartarto Ajak Michael Punke Bangun Pusat Pendidikan Berbasis Teknologi di Indonesia

Politisi Partai Golkar tersebut mendapat informasi, total kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan belum mencapai 20 juta peserta. “Sebetulnya dari potensi yang kita punya untuk kepesertaan BPJS TK ini, asumsi bapak berapa (peserta)? Sehingga kita bisa masih mengoptimalkan kerja-kerja tahun depan. Apalagi menarik nih pak tahun depan itu tahun politik orang itu akan tertarik untuk ikut BPJS Tenaga Kerja, karena akan banyak tim sukses,” seloroh Darul. 

Darul menambahkan, banyak pekerja rentan, seperti nelayan dan petani yang menambah presentasi dari realisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang menyentuh angka 94 persen. “Kepesertaan realisasinya sudah 94 persen. Nah dari angka-angka ini justru yang menarik menurut saya adalah yang naik signifikan itu adalah pekerja rentan, terus nelayan, kemudian petani, justru yang lain-lain tidak terlalu besar presentasi naiknya,” tandas legislator dapil Sumatera Barat I itu. (sumber)

 

fokus berita : # Darul Siska