21 November 2022

Sekjen Lodewijk F. Paulus Ingatkan Tidak Ada Istilah Kalah Dalam Pilpres Bagi Partai Golkar

Berita Golkar - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengingatkan seluruh kader, simpatisan dan pengurus Golkar bahwa pihaknya harus memenangkan Pilpres 2024. Bagi Golkar, kata dia, tidak ada istilah kalah dalam Pilpres 2024.

“Kita sudah punya target, pilpres minimal menang, karena tak ada istilah kalah dalam pilpres,” ujar Lodewijk saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Golkar di Jakarta, Senin (21/11/2022).

Hanya saja, Lodewijk tidak menerangkan secara detail soal kemenangan pilpres tersebut diraih dengan tetap mengusung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres. Namun, kata dia, para kader harus bekerja untuk memenangkan pilpres.

Baca Juga: Khalid Zabidi Tegaskan Kehadiran Airlangga Hartarto Dalam Tiga Forum Dunia Jadi Bukti Kontribusi Nyata Pemulihan Perekonomian Global

Sementara untuk pileg, Lodewijk mengatakan Golkar menargetkan 20 persen kursi di parlemen atau 115 kursi DPR. Pada Pemilu 2019 lalu, Golkar meraih 85 kursi dengan perolehan suara 17.229.789 atau 12,31 persen.

“Pileg kita harus menang 20 persen kursi di DPR. Kalau di-breakdown, kalau kita 15-17 persen. Tapi kita pernah 20-an persen atau setara 115 kursi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Lodewijk mengatakan Golkar juga ingin meraih kemenangan pada Pilkada Serentak 2024 dengan target 60 persen kemenangan Pilkada dari seluruh daerah Indonesia. Menurut dia, target tersebut realistis, karena pada Pilkada Serentak 2020, Golkar meraih kemenangan 61,11 persen.

“Kita canangkan 60 persen kemenangan di pilkada dengan roadmap yang disusun dengan kegiatan seperti ini atau sumbangan antara operasi darat dan operasi udara,” katanya.

Lodewijk pun meminta para kader agar sudah mulai bekerja, karena waktu menuju Pemilu 2024 sudah tidak lama lagi. Menurut dia, tahun 2022 merupakan tahapan evaluasi, tahun 2023 merupakan tahapan pemantapan dan kerja dan tahun 2024 merupakan tahapan kerja all out.

Baca Juga: Ingin Lebih Dekat Dengan Rakyat, Nisrina Salsabila Gelar Senam Sehat di Kabupaten Serang

“Hari ini evaluasi, besok 2023 kita berjalan lagi. Kita masih punya satu kali lagi. Setelah itu 2024, apa yang kita miliki betul-betul kita sampaikan, 2023 adalah tahapan pemantapan, 2024 seluruh pendayagunaan, gak ada alasan untuk menunggu,” ujarnya. (sumber)

 

fokus berita : #Lodewijk F Paulus