29 November 2022

Jejak Politik di DPR, Idah Syahidah Getol Perjuangkan Hak dan Perlindungan Anak

Berita Golkar - Maraknya kasus anak yang berkonflik dengan hukum yang terjadi di tengah masyarakat saat ini. Berhasil menarik perhatian Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Partai Golkar, Idah Syahidah Rusli Habibie.

Idah Syahidah mengaku prihatin dengan banyaknya anak yang berkasus hukum. Menurutnya hak mereka sebagai anak harus diperjuangkan dan dilindungi. Sebab menurutnya Idah, anak merupakan calon generasi muda yang akan berjuang untuk meneruskan bangsa dan penerus pembangunan.

Saat menghadiri sosialisasi pencegahan anak berkonflik dengan hukum, Idah Syahidah dalam arahannya mengatakan saat ini banyak isu permasalahan sosial yang kerap terjadi di masyarakat salah satunya tentang kekerasan seksual pada anak.

Maka dari itu, ia memberikan perhatian khusus pada kasus konflik hukum yang melibatkan anak-anak. "Yang sering terjadi di kalangan anak-anak ngelem, dan napza,” terang Wakil Rakyat Golkar itu.

Baca Juga: Ace Hasan: BNPB Harus Berperan Jadi Chief Of Commander Penanganan Bencana Gempa Cianjur

Komitmen tersebut diwujudkan Idah dengan mendirikan Lembaga Kesejahteraan Sosial  Anak (LKS) Ummu Syahidah. LKS Ummu Syahidah merupakan solusi bagi anak-anak yang bermasalah hukum di Gorontalo, untuk mendapatkan perhatian khusus baik materil maupun moril.

"Perlindungan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum, sebagai upaya melindungi hak-hak anak agar bisa tumbuh dan berkembang, secara optimal, tanpa kekerasan dan diskriminasi,” ujarnya.

Selain LKS Ummu Syahidah, ia juga mendirikan lembaga Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Ummu Syahidah. IPWL sendiri merupakan Institute dibawah naungan Yayasan Dharma Bhakti Ummu Syahidah yang dikhususkan untuk merehabilitasi pengguna NAPZA.

"Perlindungan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum adalah sebagai upaya untuk melindungi anak dan hak-hak anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa kekerasan dan diskriminasi." jelasnya.

Lebih lanjut, Idah berharap agar generasi saat ini dan generasi masa depan mampu menghadapi tantangan yang besar di masa depan dengan tetap beretika. Untuk menghasilkan generasi masa depan yang berkualitas bagi kemajuan bangsa. (sumber)

 

 

 

 

fokus berita : #Idah Syahidah Rusli Habibie