30 November 2022

Ada Sosok Sari Yuliati Hingga Ahyar Abduh, Komposisi Bacaleg DPR RI Partai Golkar di Dapil NTB II Menjanjikan

Berita Golkar - Partai Golkar telah menyiapkan para petarungnya untuk berebut kursi di DPR RI melalui Dapil NTB 1 pulau Sumbawa dan Dapil NTB 2 Pulau Lombok. Nama-nama yang disiapkan merupakan tokoh besar dan punya nama beken di dunia politik. Harapannya Golkar dapat mengamankan masing-masing satu kursi di dua Dapil itu.

“Ya ada beberapa nama-lah. Di NTB 1 pulau Sumbawa itu ada ibu Dae Fera, ada pak Ali Rahim,” ungkap Ketua DPD Partai Golkar NTB H Mohan Roliskana, Senin (28/11).

Sementara itu, satu nama lagi masih dirahasiakan Mohan. Ia pun menyampaikan optimisnya dapat merebut satu kursi di Dapil NTB 1 pulau Sumbawa. “Insya Allah, lah ya, kita optimis dapat meraih satu kursi,” ujarnya.

Baca Juga: Selamat! Adde Rosi Khoerunnisa Kembali Terpilih Pimpin BKOW Provinsi Banten

Beralih ke Dapil NTB 2 Pulau Lombok, juga diisi nama-nama tangguh. Antara lain, nama yang sudah pasti berlaga adalah Sari Yuliati yang juga anggota DPR RI Dapil 2 Pulau Lombok saat ini. Lalu ada mantan Wali Kota Mataram dua periode H Ahyar Abduh, Lalu Wireginawang, Adi Putra Tahir, hingga H Humaidi. Nama-nama ini dikatakan masih bersaing dalam Bacaleg 200 persen partai Golkar yang masih digodok.

Saat ditanya, apakah HM Suhaili FT mengisi komposisi Bacaleg 200 persen? Mohan mengatakan nama bupati dua periode itu tidak masuk. “(Suhaili, Red) ndak ada namanya,” kata pria yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Mataram ini.

Tidak hanya Suhaili, nama beken lainnya seperti HL Gede Syamsul Mujahidin juga dikatakan tidak masuk dalam daftar 200 persen Bacaleg Golkar. Mohan tidak menjelaskan apa alasan dua nama itu tidak masuk daftar. Padahal santer beredar kabar baik Suhaili dan Gede Syamsul, bakal memperkuat komposisi Caleg Golkar untuk Dapil NTB 2 Pulau Lombok pada pemilu 2024 nanti. “(Gede Syamsul) juga ndak ada,” pendeknya.

Dikatakannya masih ada sejumlah nama lain yang menurutnya akan memperkuat Golkar pada Pemilu 2024. Hanya saja untuk alasan strategi, belum dapat diungkapkannya. “Dan ada beberapa nama yang ndak bisa saya sampaikan,” ujarnya.

Baca Juga: Yahya Zaini Usul Dibentuk Payung Hukum Khusus Atasi Mafia Perdagangan Orang

Dengan komposisi Bacaleg di Dapil NTB 2 Pulau Lombok ini Mohan optimis dapat tetap mengamankan satu kursi. Sehingga pada pemilu 2024 nanti Golkar paling tidak dapat menyumbang 2 kursi di pemilu 2024 dari Dapil 1 dan 2.

Para Bacaleg Golkar tersebut telah dipanggil ke DPP partai Golkar. Selanjutnya, menerima surat perintah (sprint) untuk menjadi fungsionaris dan selanjutnya memperjuangkan kursi Golkar di DPR RI. Sprint itu juga sebagai landasan untuk mulai melakukan kerja-kerja politik menghadapi pemilu.

Sementara itu, menanggapi munculnya TGB HM Zainul Majdi yang akan kembali menggarap politik NTB, tak membuatnya khawatir. Mohan mengatakan, pada dasarnya sudah ada basis-basis suara masing-masing yang dapat dimaksimalkan untuk kepentingan pemenangan setiap partai. “Ndaklah saya pikir masing-masing punya ceruk suara sendiri, jadi apa yang kita punya itu yang akan kita maksimalkan,” pungkasnya. (sumber)

 

 

fokus berita : #Golkar NTB