09 Desember 2022

Sarmuji Ingatkan Jasa Raharja Tentang Pengawasan Investasi Anak Usaha

Berita Golkar - PT Jasa Raharja diingatkan soal investasi yang dilakukan anak perusahaan yaitu PT Asuransi Jasaraharja Putera agar tidak mengalami hal yang sama seperti PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero). Karena dikhawatirkan justru anak perusahaan yang terkadang berinvestasi secara tidak aman dan ugal-ugalan.

“Jangan sampai kemudian anak perusahaan itu dipakai untuk hal-hal yang sangat spekulatif, sementara uangnya adalah uang rakyat,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR Sarmuji di Kompleks Parlemen beberapa waktu lalu.

Sarmuji mengatakan, seharusnya anak perusahaan dapat menopang bisnis utama yang dijalankan induk perusahaan. Karena itu, Jasa Raharja diminta untuk lebih memperhatikan strategi-strategi yang dijalankan anak perusahaan.

“Jadi anak perusahaan harus dipakai untuk menopang bisnis inti, utamanya di PT Jasa Raharja, atau kalau bukan menopang bisnis inti ya cari bisnis yang kira-kira bisa menghasilkan revenue dan bisa menghasilkan laba yang bisa menopang laba PT Jasa Raharja,” ujar Sarmuji.

Baca Juga: Bom Bunuh Diri di Bandung, Andi Rio Idris Padjalangi Minta Kepolisian Perkuat Fungsi Intelijen

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono mengatakan, pihaknya akan memaparkan secara rinci keamanan yang dilakukan PT Asuransi Jasaraharja Putera. Dan, jajaran direksi Jasaraharja Putera merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Jasa Raharja.

Buktinya, kata Rivan, komisaris utama Jasaraharja Putera juga menjabat sebagai direktur keuangan dan investasi Jasa Raharja. Dari sisi strategi, penerapan kebijakan dalam berinvestasi di anak perusahaan tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan Jasa Raharja.

Dengan demikian, kata Rivan, adanya persamaan kebijakan tersebut, investasi yang dilakukan Jasaraharja dapat sepenuhnya diawasi dengan baik. “Bahkan komite investasinya pun sama, dilibatkan. Tapi akan saya lampirkan secara tertulis, bagaimana secara secure kita menentukan,” ujar Rivan.

Masih kata Rivan, dengan adanya upaya-upaya tersebut, Jasa Raharja dapat mengurangi risiko kegagalan investasi yang dilakukan anak perusahaan di masa mendatang. “Ini upaya kami untuk bisa menjaga, mempunyai ketaatan, kepatuhan dan memperkecil risiko,” kata Rivan. (sumber)

 

fokus berita : #M Sarmuji