11 Desember 2022

Gandeng BUMN Waskita Karya, Singgih Januratmoko Motivasi Pelaku UMKM Wujudkan Mimpi

Berita Golkar - BUMN Waskita Karya bersama mitra Komisi VI DPR RI menggelar kegiatan “Sosialisasi Peran Kemitraan UMKM BUMN untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi” di Hotel Grand Cokro, Klaten, Jateng, Minggu (20/11/2022). Hadir dalam acara tersebut anggota Komisi VI DPR RI Singgih Januratmoko.

“Kita berterima kasih kepada Kementerian BUMN yang telah mensupport kegiatan sosialisasi ini,” kata Singgih dalam sambutannya.

Selain menyampaikan sambutan, Singgih juga memberikan materi berupa motivasi terhadap para pelaku UMKM. Ia mengatakan para pelaku UMKM harus terus semangat dan berjuang demi mewujudkan mimpi-mimpinya.

“Kita jangan malu terlahir sebagai orang miskin atau ekonomi yang biasa saja, yang terpenting kita punya semangat untuk terus berjuang demi mewujudkan mimpi-mimpi kita. UMKM harus maju dan terus berkembang,” papar kader Golkar ini.

Baca Juga: Mukhtarudin Apresiasi Semua Pihak Atas Realisasi Program BPBL Gratis di Kalteng

Singgih kemudian memberikan contoh sejumlah pelaku UMKM yang kini telah sukses dengan usahanya. Ia juga menekankan bahwa pelaku UMKM haruslah bermental pejuang bukan pengemis.

“Ini ada pelaku UMKM, pelaku usaha roti ibu rumah tangga, dulu hanya 10 kilogram tepung produksi roti, paling 400 pcs, sekarang sudah 1 karung tepung dan sudah masuk ke perusahaan-perusahaan. Ya ini merupakan bentuk dukungan dari kami dengan memberikan bantuan kepada para pelaku UMKM. Kalau datang ke sini jangan jadi mental pengemis, tapi harus punya mental berjuang,” ungkapnya.

Kegiatan sosialiasi peran kemitraan UMKM BUMN ini merupakan bentuk kerja sama antara Komisi VI DPR dan BUMN Waskita Karya.

Waskita Karya memiliki misi antara lain meningkatkan kompetensi sumber daya manusia berlandaskan nilai intib perusahaan AKHLAK, menghadirkan produk dan jasa berkualitas terbaik dengan menggunakan teknologi terkini dan sistem terintegrasi, memperkuat pengelolaan keuangan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan, mengoptimalkan portofolio bisnis yang tepat dan terukur serta menjadi agen pembangunan pemerintah menuju Indonesia maju, memperluas jaringan bisnis internasional dengan menjadi pemain handal di pasar konstruksi global, serta memperhatikan kepedulian sosial dan keseimbangan lingkungan dalam aktivitas bisnis perusahaan.

Waskita Karya sebagai agen pembangunan di bidang infrastruktur juga terus memberikan kontribusi positif untuk seluruh masyarakat dan stakeholders dalam membangun Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan di berbagai sektor, antara lain jalan tol, bendungan, kelistrikan, bangunan gedung, bandara, dan jalur perkeretaapian.

Baca Juga: Gelar Dikpol dan Rakornis, Erwin Aksa Minta Kader Golkar Kerja Keras Menangkan Partai di Pemilu 2024

Tak hanya berhenti di implementasi teknologi, Waskita Karya kini sedang berupaya untuk meraih penghargaan National Lighthouse. Sebagai informasi, National Lighthouse Industri 4.0 menjadi contoh dalam transformasi digital dan penerapan teknologi 4.0. Perusahaan-perusahaan ini dianggap layak menjadi role model (percontohan) bagi pelaku industri di sektornya, serta dapat menjadi mitra dialog pemerintah dalam implementasi Industri 4.0 di Indonesia.

Pada Desember 2021 hingga Januari 2022, Waskita Karya menyelesaikan aksi korporasi dengan menerbitkan saham baru (Rights Issue) total senilai Rp 9,44 triliun. Pada Desember 2022, Waskita Karya akan menyelenggarakan Rights Issue dengan target dana sebesar Rp 3,98 triliun. Seluruh dana yang diperoleh dari Penyertaan Modal Negara (PMN) yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2022 sebesar Rp 3 triliun akan digunakan untuk penyelesaian dua ruas tol eksisting Perseroan, dan dana publik sebesar Rp 980 miliar akan digunakan sebagai modal kerja dan capex untuk Perseroan maupun anak perusahaan. “Kami sangat mengapresiasi kinerja Waskita,” pungkas Singgih. []

fokus berita : #Singgih Januratmoko