18 Desember 2022

Seluk Beluk Partai Golkar Si Pemilik Nomor Urut 4 di Pemilu 2024: Dari Visi Misi Hingga Profil Pengurusnya

Berita Golkar - Partai Golongan Karya (Partai Golkar) turut ikut menjadi peserta Pemilu 2024. Partai Golkar mendapatkan nomor urut 4 pada acara pengundian dan penetapan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2024 yang telah dilaksanakan Rabu, 14 Desember 2022 di Kantor KPU RI, Jakarta.

Dikutip dari laman resminya, profil Partai Golkar adalah sebagai berikut:

Visi, Misi, dan Tujuan Partai Golkar

1.Visi

Terwujudnya masyarakat Indonesia yang bersatu, berdaulat, maju, modern, damai, adil, makmur, beriman dan berakhlak mulia, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan bermartabat dalam pergaulan dunia.

2. Misi

Menegaskan, mengamankan, dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa demi memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga: Nelson Pomalingo: Rakyat Gorontalo Rasakan Manfaat Program Kerja Idah Syahidah

Mewujudkan cita-cita proklamasi melalui pelaksanaan pembangunan nasional di segala bidang untuk merealisasikan masyarakat yang demokratis dan berdaulat, sejahtera dan makmur, menegakkan supremasi hukum dan menghormati hak asasi manusia, serta terwujudnya ketertiban dan perdamaian dunia. Mewujudkan pemerintahan yang efektif dengan tata pemerintahan yang baik, bersih, berwibawa dan demokratis.

3.Tujuan

Mempertahankan dan mengamalkan Pancasila serta menegakkan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menciptakan masyarakat adil dan makmur, merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mewujudkan kedaulatan rakyat dalam rangka mengembangkan kehidupan demokrasi, yang menghormati dan menjunjung tinggi kebenaran, keadilan hukum dan hak asasi manusia.

Profil Pengurus Partai Golkar

1. Ketua Umum

Dr. (H.C.) Ir. H. Airlangga Hartarto, MBA., MMT. lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 1 Oktober 1962.

Airlangga saat ini menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia periode 2019-2024 pada Kabinet Indonesia Maju.

Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian pada perombakan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Selain itu, Airlangga pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Emiten Indonesia periode 2011-2014.

Baca Juga: Raski Mokodompit Siap Gaungkan 4G Partai Golkar di Sulawesi Utara

Airlangga juga pernah menjadi Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2006-2009 dan Ketua Dewan Insinyur PII 2009-2012. Dia merupakan anggota Majelis Wali Amanah Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta hingga tahun 2012.

Selain itu, Airlangga menjadi pemrakarsa Herman Johannes Award, suatu penghargaan bagi inovasi teknologi saat ia menjabat sebagai Ketua Keluarga Alumni Fakultas Teknik UGM (KATGAMA) pada tahun 2003. Airlangga adalah pemilik sejumlah perusahaan dan dia menjadi Presiden Komisaris dari PT. Fajar Surya Wisesa, Tbk.

2. Sekretaris Jenderal

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Lodewijk Freidrich Paulus lahir di Manado, 27 Juli 1957. Dia saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar periode 2019-2024.

Lodewijk adalah mantan perwira tinggi militer Indonesia yang berasal dari TNI Angkatan Darat. Lodewijk menjadi Danjen Kopassus ke-24 pada 4 Desember 2009 hingga 8 September 2011, menggantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo.

Selanjutnya, dia menjadi Pangdam I/Bukit Barisan sejak September 2011 hingga Juni 2013. Jabatan terakhir Lodewijk sebelum pensiun adalah Dankodiklat TNI-AD, menjabat sejak Juni 2013 hingga Juli 2015.

Baca Juga: Usung Konsep ‘Mall Baca’, Hetifah Apresiasi Keberadaan Perpustakaan Daerah Aceh

3. Bendahara Umum

4. Dito Ganinduto MBA lahir di Yogyakarta, 4 November 1952. Dia saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024.

Dito merupakan seorang pengusaha Indonesia yang menjadi anggota DPR RI dari partai Golkar selama 2 periode, yakni 2004-2009 dan 2009-2014.

Dia menjadi wakil dari Daerah Pemilihan (dapil) Jawa Tengah 8, yang melingkupi Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap.

Dito ditempatkan di Komisi VII DPR RI yang berkewajiban dalam mengurusi Teknologi, Lingkungan, dan Energi Sumber Daya Mineral. Dia dikenal sangat gigih memperjuangkan aspirasi rakyat di bidang energi dan sumber daya mineral.

Dito juga sering terlibat adu argumentasi dengan pimpinan PT. PLN masalah tarif dan keuangan. Selain itu, dia dikenal aktif sebagai pengurus Kadin. Demikian, profil Partai Golkar sebagai peserta nomor urut 4 pada Pemilu 2024. (sumber)

 

fokus berita : #Partai Golkar