19 Desember 2022

Serahkan Bantuan ATENSI, Ace Hasan Dorong Penyandang Disabilitas Miliki Skill Wirausaha

Berita Golkar - Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) kepada para penyandang disabilitas di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian Komisi VIII bersama dengan Kementerian Sosial untuk menyejahterakan penyandang disabilitas sekaligus mendorong mereka agar mengembangkan keterampilan agar dapat hidup mandiri.

“Kami tadi memberikan bantuan melalui Kementerian Sosial kepada para kelompok masyarakat penyandang disabilitas yang selama ini telah dibina oleh Sentra Budi Perkasa. Kami memberikan modal usaha, alat-alat yang dibutuhkan dalam konteks layanan usaha, termasuk juga mesin jahit. Ini kita dorong agar mereka ini mandiri,” kata Ace pada usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII ke Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Budi Perkasa Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/12/2021).

Dari pantauan Parlementaria, bantuan tersebut antara lain alat musik keyboard, motor roda tiga, mesin jahit, alat salon, alat bengkel (motor), alat teknisi (service), bantuan modal, usaha toko kelontong (sembako), bedah rumah, protesa dan kebutuhan dasar. Politisi Fraksi Partai Golkar ini berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan semangat masyarakat penyandang disabilitas dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat.

Baca Juga: Seluk Beluk Partai Golkar Si Pemilik Nomor Urut 4 di Pemilu 2024: Dari Visi Misi Hingga Profil Pengurusnya

Ace mengatakan berbagai kewajiban untuk memberdayakan masyarakat yang mempunyai keterbatasan, seperti penyandang disabilitas yang masih perlu ditingkatkan. Ia menilai jika kebutuhannya terpenuhi, masih banyak penyandang disabilitas yang bisa produktif untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari.

“Kita mengunjungi sentra pelayanan sosial di Palembang ini bagian dari memastikan pelayanan kesejahteraan sosial di Sumatera Selatan. Memang harus diakui, masih banyak kelompok penyandang disabilitas yang belum dilayani sepenuhnya oleh pemerintah, oleh Kementerian Sosial. Mereka ini membutuhkan misalnya alat bantu. Misalnya untuk mendengar, untuk jalan, untuk mendapatkan fasilitas publik yang setara dengan warga negara yang lain,” jelasnya.

Ace juga menekankan, bahwa penting agar kelompok penyandang disabilitas ini bukan hanya untuk ditampung tetapi juga harus diberikan keterampilan yang berorientasi kepada kewirausahaan. Sehingga, mereka juga dapat bekerja dapat hidup secara mandiri tanpa memiliki ketergantungan kehidupan terhadap orang lain.

“Memang kita harus mengubah pelayan sosial tersebut, bukan hanya ditampung tetapi diberikan keterampilan yang berorientasi pada kewirausahaan agar mereka juga dapat bekerja, dapat hidup mandiri, tanpa ketergantungan dengan orang lain. Nah, kami tadi memastikan di sentra layanan sosial di Palembang ini, dengan memberikan misalnya salah satunya berupa modal usaha alat-alat yang dibutuhkan dalam konteks bagaimana memberikan layanan usaha,” tutupnya. (sumber)

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily #Kang Ace