19 Desember 2022

Puteri Komarudin Minta Penyelamatan AJB Bumiputera 1912 Harus Tepat dan Bertanggung Jawab

Berita Golkar - Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin berharap penyelamatan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 harus digelar segera, tepat, dan bertanggung jawab.

Putri mendesak cara penyehatan kasus gagal bayar AJB Bumiputera 1912 itu harus mengutamakan pemenuhan kewajiban dan kepercayaan seluruh pemegang polis.

Termasuk, menurut Putri, adanya kemungkinan perubahan badan hukum AJB Bumiputera 1912 jadi perusahaan terbatas dan diinjeksi dana investor atau pun pemerintah.

Tindakan ini, dinilai Putri merupakan salah satu strategi penyelesaian yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan masalah di AJBB 1912.

Baca Juga: Erwin Aksa: Kita Ingin Politik Gagasan, Tentang Masa Depan Indonesia

Puteri berharap supaya regulator, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa menganalisa rencana penyehatan keuangan perusahaan (RPKP) AJB Bumiputera 1912 dengan hati-hati dan komprehensif.

“Jika (AJB Bumiputera 1912 - Red) diputuskan menjadi PT perusahaan terbatas, maka OJK perlu memastikan kredibilitas dan kemampuan investor yang tertarik," kata Putri.

"Begitu juga jika pemerintah yang akan menjadi investor, tentu kita harus pikirkan sejauh mana kemampuan anggaran pendapatan dan belanja (APBN) negara mendukung hal itu,” ujarnya.

Selain itu, Puteri lantas berharap langkah penyelesaian yang diambil OJK seharusnya tak mengakibatkan masalah semakin berlarut atau bahkan menciptakan masalah lain.

Baca Juga: Ace Hasan Minta Pemda Berperan Aktif Lakukan Verifikasi dan Validasi Data TKS

“Jangan sampai penyelesaian (AJB Bumiputera 1912) justru menjadi preseden buruk bagi industri asuransi tanah air, yang saat ini masih teruji kepercayaannya di tengah masyarakat,” pungkas Politisi asal Partai Golkar tersebut.

Putri menilai, AJB Bumiputera 1912 adalah perusahaan asuransi yang sangat dekat dengan masyarakat dari berbagai kalangan dan sudah beroperasi sejak lama.

“OJK harus segera rumuskan langkah penyelamatan dan tindakan tegas, yang sesuai dan mengutamakan pemenuhan kewajiban terhadap pemegang polis dan melindungi kepentingan mereka,” tegasnya.

Puteri Anetta Komarudin, juga meminta supaya OJK terus meningkatkan pengawasan atas tata kelola AJB Bumiputera 1912. Termasuk di dalamnya, komitmen Badan Perwakilan Anggota (BPA) dan manajemen AJB Bumiputera 1912 dalam menyelesaikan persoalan, dengan prudent dan bertanggung jawab. (sumber)

 

 

fokus berita : #Puteri Anetta Komarudin