21 Desember 2022

Mukhtarudin Dukung Pemerintah Kembangkan Potensi Energi Terbarukan

Berita Golkar - Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin menyatakan lembaga ini mendukung pemerintah untuk mengembangkan potensi energi terbarukan di Indonesia.

“Kami di DPR memberikan dukungan, antara lain dengan pengajuan Rancangan Undang-Undang (RUU) Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET) yang salah satu semangatnya adalah akselerasi, percepatan penggunaan energi baru, dan terbarukan,” katanya, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (20/12/2022).

Dia menjelaskan pemerintah saat ini sudah menjalankan sejumlah kebijakan untuk mengoptimalkan pangan dan energi agar tidak bergantung lagi terhadap pasokan dari luar negeri. Hal itu merujuk pernyataan dari Kemenko Perekonomian yang menekankan bahwa permintaan dan potensi energi terbarukan di Indonesia semakin meningkat.

Baca Juga: Bukan PAN, Airlangga Hartarto Sudah Beri Kode Ridwan Kamil Bakal Pilih Partai Golkar

“Data menunjukkan bahwa Indonesia memiliki penambahan energi terbarukan yang konsisten dalam bauran energi secara keseluruhan. Hal ini tentunya merupakan perkembangan positif dalam pergeseran penggunaan energi di Indonesia menjadi energi hijau,” jelasnya.

Dia menegaskan Indonesia dalam posisi sentral pengaturan transisi energi dunia. Komisi Energi DPR RI memberikan dukungan, misalnya terhadap berbagai kebijakan yang berpihak pada masa depan rakyat Indonesia yang lebih baik.

Dia mendukung optimisme Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Terlebih, Indonesia mempunyai sumber kekayaan alam yang sangat besar di bidang energi, termasuk sumber energi terbarukan yang sangat potensial dan berlimpah.

“Banyak yang bilang, situasi dan kondisi perekonomian dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Tetapi Indonesia sejauh ini relatif stabil, ini adalah poin bagaimana kita menghadapi situasi ketidakpastian global,” kata Mukhtarudin.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Curhat, Ingat Masa Sulit Saat Covid-19 Landa Indonesia

Dia mendorong agar pemerintah konsisten dalam melaksanakan kebijakan di bidang ekosistem energi, termasuk dalam hal hilirisasi produk pertambangan, penciptaan ekosistem “electric vehicle” (EV), dan tingkat kandungan lokal dalam negeri (TKDN).

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam Rapat Terbuka pada Puncak Peringatan Dies Natalis UGM 2022, Senin (19/12), mengatakan memburuknya perekonomian dunia masih bisa disikapi dengan baik oleh Indonesia. Tercatat, ekonomi Indonesia masih tumbuh tinggi, yaitu sekitar 5 persen dalam empat kuartal terakhir. “Kita tidak boleh puas dengan situasi ini Indonesia harus mampu meningkatkan kemandirian pangan dan energi,” pesan Jokowi. (sumber)

fokus berita : #Mukhtarudin