02 Januari 2023

Tiga Kader Golkar Bali Maju DPD RI, Sugawa Korry Beri Kebebasan Berkiprah

Berita Golkar - Bupati Karangasem dua periode I Wayan Geredeg, Agung Bagus Arsadhana Linggih, putra Wakil Ketua DPP Golkar Gede Sumarjaya Linggih, serta AA Ngurah Agung asal Puri Gerenceng, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, bakal tarung ke DPD RI.

DPD I Golkar Bali membebaskan kadernya memilih jago sesuai hati nurani, sehubungan tiga kader Beringin maju bertarung berebut kursi DPD RI di Pemilu 2024. Selain memilih secara nurani, juga mempertimbangkan kapasitas dan pengalaman kandidat.

“Golkar Bali tidak akan membagi-bagi suara untuk tiga kader kami yang maju sebagai bakal calon DPD RI. Tetapi silakan memilih figur sesuai hati nurani. Tentunya figur yang punya kapasitas, pengalaman, dan sudah terbukti,” ujar Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry, usai acara webinar catatan akhir tahun 2022, di Kantor DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati Nomor 9 Denpasar, Sabtu (31/12/2022) siang.

Baca Juga: Kinerja Memuaskan, Airlangga Hartarto Dapat Dukungan Komunitas Pemuda di Bantul

Dalam webinar catatan akhir tahun yang membedah pemberlakuan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, tersebut mengundang sejumlah narasumber, Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana Prof Dr Wayan Gede Arya Sumertha serta Bupati Karangasem periode 2005-2010 dan 2010-2015 I Wayan Geredeg.

Nah, Geredeg yang juga mantan Ketua DPD II Golkar Karangasem dua periode, maju mencalonkan diri ke DPD RI. Selain Geredeg, kader Golkar Bali yang juga laga berebut kursi ‘Senator’ adalah Agung Bagus Arsadhana Linggih, tokoh muda Partai Golkar yang notabene putra Wakil Ketua DPP Golkar sekaligus Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali Gede Sumarjaya Linggih alias Demer.

Geredeg dan Arsadhana Linggih akan bersaing dengan kader Golkar Bali lainnya, Anak Agung Ngurah Agung yang menyatakan maju DPD RI, dengan menyerahkan syarat dukungan ke KPU Bali, Kamis (29/12), atau beberapa menit menjelang penutupan pendaftaran di KPU Bali.

Baca Juga: Puteri Komarudin Yakin UU P2SK Bisa Tangani Berbagai Masalah Sektor Keuangan

Geredeg adalah politisi asal Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem yang pengalaman memimpin Golkar dan menjabat Bupati Karangasem. Geredeg pernah bertarung menuju kursi DPR RI Dapil Bali dari Partai Golkar di Pileg 2019. Namun, ayah dari anggota Fraksi Golkar DPRD Bali Putu Yuli Artini, ini gagal.

Sementara, Ngurah Agung kader Golkar Bali yang sempat berlaga sebagai Caleg DPRD Bali Dapil Denpasar di Pileg 2014, namun gagal. Gagal lolos ke DPRD Bali, Ngurah Agung yang asal Puri Gerenceng, Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara ini sempat maju bertarung berebut kursi DPRD Kota Denpasar di Pileg 2019. Namun, lagi-lagi Ngurah Agung terpental. Pria yang akrab disapa Gung Kingsan ini akhirnya memilih tarung ke kursi DPD RI untuk Pemilu 2024.

Sebaliknya, Arsadhana Linggih belum pernah pengalaman bertarung di legislatif maupun eksekutif. Namun, Arsadhana Linggih tidak boleh dianggap enteng, karena disebut-sebut akan tandem dengan sang ayah, Demer yang kemungkinan maju lagi sebagai Caleg DPR RI di Pileg 2024.

Baca Juga: Januari 2023, Golkar Riau Bakal Rilis Nama-Nama Caleg Untuk Pileg 2024

Nah, muncul sebagai narasumber di Webinar Golkar Bali, seperti memberikan jalan lapang untuk sosialisasi diri lebih awal buat Geredeg. Sugawa Korry mengatakan kader Golkar di seluruh Bali harus memilih kader yang paling potensi memenangkan pertarungan DPD RI.

“Kader silakan bebas memilih, pilihlah yang potensi memenangkan pertarungan. Saya rasa teman-teman dan kader sudah cerdas semua,” kata Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Geredeg secara terpisah mengatakan, soal pertarungan ke kursi DPD RI bersaing dengan sesama kader Golkar, dirinya mengembalikan kepada masyarakat dan kader Golkar di seluruh Bali. “Tergantung masyarakat dan kader, serta teman-teman di Fraksi Golkar DPRD Bali dan DPRD kabupaten/kota. Mudah-mudahan teman di fraksi kompak mendukung saya,” ucap Geredeg. (sumber)

fokus berita : #Sugawa Korry