03 Januari 2023

Seleksi PPSU Tak Transparan, Basri Baco Minta Lurah Kebon Kosong Dievaluasi

Berita Golkar - Rekrutmen petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat diduga tidak transparan.

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco menduga banyak permainan dalam proses seleksi PPSU mulai dari penghilangan berkas, nepotisme dan transaksional.

"PPSU Kelurahan yang direkrut banyak bukan berasal di kelurahan tersebut sehingga banyak menimbulkan protes dari warga," kata Basri Baco, Selasa (3/1).0.

Baca Juga: Rayakan Galungan, Wayan Suyasa Bagikan 11 Ton Daging Babi Untuk Masyarakat Badung

Pekerjaan PPSU, lanjut Baco, cukup menjanjikan bagi sebagian warga untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Apalagi honor yang diperoleh sebesar upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta mencapai Rp 4,9 juta per bulan.

“Pada Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, dari info yang didapat berdasarkan laporan, ada sekitar tujuh atau delapan PPSU yang lolos bukan ber-KTP di Kelurahan Kebon Kosong. Sementara banyak warga setempat yang mendaftar namun tidak diterima,” ujar anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini.

Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta ini berharap, persoalan tersebut bisa selesai dengan baik, sehingga warga Kebon Kosong tidak merasa dirugikan dengan kebijakan sepihak dari kelurahan. (sumber)

 

fokus berita : #Basri Baco