04 Januari 2023

Survei Terbaru Indikator, Tinggalkan Gerindra, Elektabilitas Partai Golkar di Posisi Dua

Berita Golkar - Indikator merilis survei nasional terkait kinerja presiden, elektabilitas bakal calon presiden, dan partai jelang 2024. Survei itu dilakukan pada 1-6 Desember 2022.

Dalam survei ini, Indikator memperbaharui elektabilitas partai politik jelang Pemilu 2024. Hasilnya, PDIP masih berada di urutan teratas.

"PDI Perjuangan paling banyak didukung, 25,7%," kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, dalam paparan secara virtual, Rabu (4/1).

Burhanuddin menuturkan, di urutan kedua ada Golkar dengan elektabilitas 10,5%. Kemudian Gerindra di urutan ketiga dengan 9,5% serta Demokrat di urutan keempat dengan 9%. "Selanjutnya PKB 7,4%, NasDem 5,1%, PKS 4,4%," kata dia.

Baca Juga: HUT Ke-63 Ormas MKGR, Kodrat Sunyoto Pastikan Kader di Jatim Siap Menangkan Golkar di Pemilu 2024

Ambang batas partai lolos ke Senayan yakni memenuhi parliamentary threshold 4%. Dalam survei ini, Perindo, PAN dan PPP diprediksi tidak lolos ke Senayan karena di bawa 4%.

"Perindo 2,8%, PAN 2,3%, PPP 2,1%, dan partai lainnya kurang dari 1%. Sementara sekitar 19,3% belum menunjukkan pilihan," kata Burhanuddin. Lebih lanjut, terkait tren elektabilitas parpol, terungkap PDIP terus menguat. Sedangkan partai lain cenderung stagnan.

"PDI Perjuangan sedikit menguat. Gerindra, Golkar dan Demokrat tampak stagnan. Dan partai lain juga cenderung stagnan atau sedikit menurun," ucap Burhanuddin.

Responden survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Baca Juga: Di Pemilu 2024, Vian Walintukan Janji Golkar Bakal Beri Kejutan di Kota Manado

Sedangkan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling sebanyak 1.220 orang. Sampel berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. (sumber)

 

fokus berita : #Partai Golkar