06 Januari 2023

Ini Alasan Tokoh Muda Gamal Bachri Syamsul Pilih Partai Golkar Sebagai Pelabuhan Politiknya

Berita Golkar - Fungsionaris Pusat Partai Golkar, Gamal Bachri Syamsul menyampaikan syukur dan terima kasih sudah diberi kepercayaan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Menurut dia, selain itu menjadi kepercayaan dan amanah, juga menjadi sebuah kehormatan.

“Sebagai orang Bugis dan generasi milenial, kepercayaan dan penugasan itu adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab. Ini amanah yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” ungkap Gamal, sapaan akrab Gamal Bachri Syamsul, Jumat (6/1).

Baca Juga: Nusron Wahid Nilai Sistem Proporsional Tertutup Bikin Caleg Sibuk Jadi Pelayan Petinggi Partai

Penugasan sebagai fungsionaris, lanjut kader AMPI ini, merupakan wadah untuk mengintensifkan tugas-tugas kepartaian. “Sebagai kader muda dan pimpinan nasional Mahasiswa Kosgoro 1957, penugasan ini tentu menjadi kesempatan terbaik untuk mengekspresikan cita-cita politik saya ke depan,” kata Ketua Umum HIMA Kosgoro 1957 ini.

Selama ini, kata dia, ia sudah banyak berinteraksi dengan mahasiswa dan generasi muda dari berbagai kalangan. Relasi itu pun terus dijaga dan dipelihara. “Jadi kita senantiasa bersahabat dengan berbagai kalangan meskipun dari latar belakang partai politik yang berbeda,” ungkapnya.

Lalu, mengapa ia memilih Partai Golkar?

Gamal merinci, pertama, ia memilih Golkar karena histori. “Saya lahir dari bapak yang kader tulen Partai Golkar; Pak Syamsul Bachri. Beliau puluhan tahun mengabdi di Golkar,” paparnya.

Gamal mengakui, ia banyak mengikuti aktivitas Sang Ayah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat menjadi sebuah kebijakan dalam bernegara. Berinteraksi dengan masyarakat, menyerap aspirasi lalu memperjuangkannya di DPR. “Semua itu pada akhirnya memberi gambaran kepada saya bahwa Partai Golkar adalah pilihan yang rasional,” jelasnya.

Baca Juga: Nurul Arifin: Elektabilitas Airlangga Hartarto Rendah Karena Fokus Kerja Jadi Menteri Jokowi

Kedua, Gamal memilih Golkar karena sudah mempelajari Partai Golkar. Partai ini sudah bertransformasi sehingga beda jauh dengan Partai Golkar pada masa orde baru. Golkar sudah mengalami revitalisasi melalui paradigma baru Partai Golkar menjadi Golkar yang modern dan inklusif, sehingga bisa menjadi tempat bagi anak muda untuk berekspresi di panggung politik. (sumber)

 

fokus berita : # Gamal Bachri Syamsul