07 Januari 2023

Puteri Komarudin: Partai Golkar Minta Kaum Millenial Dimudahkan Miliki Rumah Murah

Berita Golkar - Partai Golkar selalu berkomitmen untuk afirmasi kepada kelompok milenial. Demikian ditegaskan oleh Srikandi Milenial Beringin Puteri Anetta Komarudin kepada suarakarya.id di Jakarta, Jumat (6/1/2023).

Puteri menyatakan Golkar terus mendorong pemerintah untuk menyusun skema kredit rumah murah untuk milenial agar para milenial tidak lagi sulit memiliki hunian impiannya.

Sejalan dengan itu,  Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Puteri Anetta Komarudin merespon pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan bahwa generasi milenial akan kesulitan untuk mendapatkan rumah.

Menurut Sri Mulyani, hal ini karena suku bunga di sejumlah negara mulai mengalami kenaikan. Bahkan kenaikannya sudah mendekati angka inflasi, sehingga dinilai cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga: Maju Caleg DPR RI Dari Dapil Sulsel II, Sabil Rahman Temui Kader Golkar Sinjai

Kenaikan suku bunga ini dimungkinkan juga akan memengaruhi suku bunga sektor perumahan, seperti bunga KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) karena kondisi ini membuat kaum milenial akan berpikir ulang untuk membeli hunian.

Lalu pertanyaannya, apakah milenial tetap akan sulit memiliki rumah? Menjawab pertanyaan tersebut, Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI ini mengakui, persoalan ketersediaan rumah terjangkau memang menjadi masalah penting yang kini dihadapi milenial.

 "Karenanya, kami dorong pemerintah untuk terus merumuskan skema KPR bersubsidi yang semakin menyasar kemampuan daya beli dan kebutuhan generasi milenial," tandas Puteri.

Terlebih lagi saat ini sudah banyak bank yang memiliki KPR yang khusus ditujukan untuk milenial, mulai dari segi nama program hingga rencana pembayaran yang memudahkan milenial untuk memiliki rumah impiannya.

Baca Juga: Hamka B Kady Ingatkan Pemerintah Pentingnya Konsep Mitigasi Bencana

Tak hanya itu, Puteri juga mengimbau, pemerintah untuk berhati-hati terhadap rencana pengembangan sekuritisasi terhadap cicilan KPR atau lebih dikenal Mortgage Backed Securities (MBS).

 "Kita harus ambil pelajaran dari pengalaman krisis global 2008. Karena itu rencana ini perlu diperhitungkan dengan matang disertai manajemen risiko yang baik dan transparan," ucap Puteri yang juga Wakil Rakyat Senayan Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi Karawang dan Purwakarta ini). (sumber)

 

fokus berita : #Puteri Komarudin