07 Januari 2023

Koalisi Indonesia Bersatu Gelar Pertemuan, Sambut Satu Partai Baru Bakal Bergabung

Berita Golkar - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digawangi oleh Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan bersua pada Ahad, 8 Januari 2023. Agenda pertemuan itu, menurut Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, berbeda dari biasanya.

Mardiono memberi sinyal akan ada partai lain yang ikut dalam pertemuan tersebut.  “Mungkin ya pertemuan tanggal 8 itu bukan hanya KIB saja, tapi mungkin KIB plus,” kata Mardiono saat ditemui di kediamannya, Jumat, 6 Januari 2023.

Mardiono enggan merincikan bahasan pertemuan tersebut. Mengingat Mardiono akan berada di luar kota pada tanggal tersebut, maka PPP akan diwakili oleh Koordinator KIB Amir Uskara. Dia memastikan paling tidak ada satu partai yang sudah pasti bergabung dengan KIB. “Yang pasti satu (partai yang bergabung ke KIB) kayanya,” ujarnya.

Saat ditanya apakah persamuhan KIB ini juga menyambut anggota baru, Muhammad Mardiono tidak menjawab secara eksplisit. “Mungkin iya, mungkin tidak. Tunggu aja tanggal 8,” kata dia.

Baca Juga: Gelar Audit Organisasi di Rohil, Syamsuar dan Afrizal Sintong Yakin Menang 2 Periode

Sebelumnya, KIB sempat membocorkan warna partai yang hendak merapat ke koalisi. Kala itu, Ketua Umum ketiga partai bertemu di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada 30 November 2022 lalu.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto,menyebut partai yang bakal bergabung warnanya sama dengan pakaian yang sering dikenakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan warna bola yang sedang dipegang oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas.

Adapun Jokowi kerap mengenakan kemeja berwarna putih. Sementara bola yang dipegang Zulhas kala mendampingi Airlangga bernuansa merah dan biru. Kendati demikian, Airlangga menyerahkan pada masyarakat untuk menerjemahkan sendiri warna yang dimaksud.

“Itu terjemahin sendiri. Kode dulu, kalau sudah deal baru kita (umumkan),” kata Airlangga di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 30 November 2022.

Dia menjelaskan, KIB masih membuka pintu bagi partai lain yang hendak bergabung. Menurut dia, hal ini dimaksudkan agar pondasi koalisi makin kokoh. Airlangga mengatakan saat ini koalisinya tengah menjalin komunikasi dengan partai-partai tersebut.

“Kita berharap bangunannya ini akan diperkuat. Nah diperkuat ini tentu kita masih bicara dengan partai-partai lainnya yang akan bergabung,” ujarnya.

Airlangga menyatakan Koalisi Indonesia Bersatu masih menunggu bergabungnya anggota baru sebelum mengumumkan capres cawapres. Menurut dia, gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres)  2024 masih panjang sehingga tidak perlu buru-buru.

Baca Juga: Koreografi Suporter Timnas Indonesia Dirusak Paspampres, Ini Komentar Zainudin Amali

“KIB masih menunggu satu dua partai lain. Jadi kalau satu dua partai lain bergabung, baru kita announce siapa yang akan didukung KIB. Namanya KIB plus-plus,” kata Airlangga dalam keterangannya, Minggu, 6 November 2022.

Airlangga menjelaskan, KIB sudah punya tiket premium untuk mengusung capres dan cawapres sendiri. Pasalnya, gabungan partai di KIB sudah memenuhi presidential threshold sebesar 20 persen. Kendati demikian, Airlangga menyebut KIB menjunjung tinggi inklusifitas, sehingga koalisi ini terbuka bagi partai mana pun.

Senada dengan Airlangga, Zulhas menyebut KIB masih menunggu partai politik lain untuk bergabung. “Kita masih menunggu ada beberapa partai yang akan gabung. Jadinya, kita akan umumkan, jadinya KIB plus-plus,” kata Zulhas.

Zulhas hakul yakin pasangan capres dan cawapres yang dijagokan Koalisi Indonesia Bersatu akan menang pada Plpres 2024. Namun, dia menyebut KIB mesti mengerahkan seluruh tenaga kala dan bekerja dengan cara cerdas. "Siapa kah jagoan yang kita perjuangkan? Itu akan ditulis di buku KIB di BAB berikutnya," kata dia. (sumber)

 

fokus berita : #Koalisi Indonesia Bersatu #KIB