08 Januari 2023

Jelang Pemilu 2024, Eries Hermawan: Cukup Latto-Latto Saja Yang Dibenturkan, Jangan Masyarakat!

Berita Golkar - DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya merespons kegemaran anak-anak yang kini tengah booming dengan menggelar lomba permainan latto-latto di Kantor DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Sabtu 7 Januari 2022.

Inisiatif itu karuan disambut antusias, ratusan bocah SD dan SMP turut menyemarakkan acara berhadiah total Rp 1 juta itu. Namun menjelang tahun politik 2024, kehadiran latto-latto dianggap membawa pesan yang filosofis.

"Menjelang tahun politik dan fenomena demam latto-latto itu memberi makna bagi kami. Jadi cukup latto-latto yang dibentur-benturkan, diadu-adukan. Masyarakat jangan sampai dibentur-benturkan untuk kepentingan politik," kata Sekretaris DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Eries Hermawan, disela acara lomba latto-latto tersebut.

Eries mengatakan banyak yang berasumsi demam latto-latto menjelang tahun Pemilu 2024, dianggap menjadi "kila-kila" atau pertanda kerawanan masyarakat akan dibentur-benturkan.

Baca Juga: Aliansi Kehendak Rakyat: Hanya Airlangga Hartarto Yang Pantas Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Jokowi

"Tapi justru kita harus sebaliknya, mengambil makna positif. Biar latto-latto saja yang dibentur-benturkan. Persaingan dan pertarungan politik tetap harus menjaga keharmonisan di masyarakat," kata Eries.

Sementara itu acara lomba latto-latto tersebut mendapat antusiasme tinggi dari sekitar 100 anak-anak di sekitar Kantor DPD Golkar Kota Tasikmalaya. Anak-anak ini beradu ketangkasan dan durasi dalam memainkan dua bandul plastik berukuran sama.

Siapa yang memainkan paling lama, dia menjadi pemenangnya. Tak ayal kantor DPD Golkar Kota Tasikmalaya pun menjadi riuh oleh suara tok-tak latto-latto.

"Ya karena ini akhir pekan terakhir liburan sekolah, kami ingin memberikan hiburan bagi anak-anak di lingkungan kantor DPD, kami sediakan hadiah juga. Tapi tak disangka antusiasme anak-anak ini begitu tinggi," kata Eries. Eries juga mengakui latto-latto merupakan mainan yang bisa menjadi bahan edukasi bagi anak-anak.

Baca Juga: Kinerja Cemerlang Airlangga Hartarto Harus Dibarengi Amplifikasi Masif di Medsos

"Mainan ini sarat dengan ilmu fisika, ini kan hukum Newton, di luar negeri disebut Newton Yoyo. Kemudian termasuk juga dalam teori tumbukan lenting sempurna, sebuah tumbukan di mana tidak ada kehilangan energi kinetik setelah tumbukan, momentumnya tetap dan tidak berubah," kata Eries.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, H Muhammad Yusuf, mengatakan, digelarnya lomba ini muncul secara mendadak dari teman-temannya karena mereka tahu sekarang lagi musim anak-anak bermain lato-lato.

Menurut dia, permainan itu menarik dan ada nilai edukasi dan melatih kesabaran serta ketenangan bagi para peserta "Lomba ini awalnya hanya di lingkungan dekat kantor saja paling hanya sekitar 60 anak. Namun, ternyata sampai sekarang lebih dari 100 peserta yang daftar," kata Yusuf.

Tak hanya dari Tasikmalaya, kata Yusuf, peserta dari luar kota seperti Garut dan Tangerang juga sempat akan ada yang daftar. Namun, panitia memprioritaskan anak-anak lokal Tasikmalaya untuk mengikuti lomba ini.

"Dari luar kota juga tadi ada dari Tangerang karena sudah viral di medsos seperti dari Garut sehingga dari luar kota ingin ikut. Tapi kmi tolak karena terlalu jauh disangkanya ini lomba yang cukup menggiurkan bagi mereka mungkin banyak hadiah, kami hanya fokus untuk lingkungan ini saja," ucap Yusuf. (sumber)

 

fokus berita : #Eries Hermawan