13 Januari 2023

Survei Terbaru PSI: Kebijakan Airlangga Hartarto Paling Banyak Dirasakan Masyarakat

Berita Golkar - Panel Survei Indonesia (PSI) menyatakan Airlangga Hartarto sebagai bakal Capres yang program dan kebijakan-nya paling banyak dirasakan masyarakat.

Dalam rilis hasil survei terbaru PSI mengukur pengaruh kebijakan dan program dari para tokoh yang disebut sebagai bakal Capres dan diperkirakan maju jadi Capres di Pemilu 2024.

Saat responden diberikan pertanyaan tokoh mana yang kebijakan dan program-nya paling dirasakan sekaligus memberikan dampak pada masyarakat dalam 2 tahun terakhir. Hasilnya, survei PSI memunculkan nama Airlangga Hartarto di peringkat pertama yang dipilih sebanyak 79,4 persen responden.

Airlangga yang menjabat sebagai Menko Perekonomian dinilai berperan dengan kebijakan dan programnya saat pandemi Covid-19 hingga penanggulangan dampak pandemi, menurut hasil survei PSI.

Kemudian sebanyak 40,2 persen responden menyatakan program dan kebijakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dirasakan masyarakat, terutama dalam hal penanggulangan Covid-19 dan rasa aman di Indonesia.

Baca Juga: Hetifah Berharap Besar Pada Sosok Susianah Affandy Terkait Pembangunan Sosial IKN

Selanjutnya Puan Maharani dipilih oleh 40,2 persen responden yang menyatakan kebijakannya sebagai Ketua DPR banyak mempengaruhi kehidupan masyarakat di saat Covid-19.

Berikutnya Andika Perkasa saat menjabat sebagai Panglima TNI dipilih oleh 30,2 persen responden. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan dampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat dipilih hanya 7,1 persen responden.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipilih 4,2 persen responden dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dirasakan oleh 2,1 persen responden.

Survei PSI juga mengukur elektabilitas bakal capres. Jika pilpres digelar hari ini dengan pertanyaan tokoh mana yang akan dipilih melalui pertanyaan tertutup, nama Airlangga Hartarto dipilih oleh 29,2 persen responden.

Di urutan kedua Prabowo Subianto dipilih sebanyak 21,00 persen responden dan Andika Perkasa dipilih sebanyak 12,7 persen responden. Kemudian Ganjar Pranowo dipilih 7,1 persen responden, Anies Baswedan 5,2, Puan Maharani 4,1 persen, Muhaimin Iskandar 1,6 persen dan tidak memilih sebanyak 21,1 persen responden.

Survei PSI juga melakukan simulasi nama tokoh jika dipasangkan sebagai Capres dan Cawapres. Salah satunya mendapati pasangan Airlangga Hartarto-Ganjar Pranowo dengan tingkat keterpilihan 45,6 persen.

Baca Juga: Heru Budi Pangkas Anggaran Kesehatan Warga Rp.220 Miliar, Basri Baco Meradang: Ngapain Kita Capek Rapat?

Di urutan kedua pasangan Prabowo Subianto - Muhaimin Iskandar yang dipilih sebanyak 19,1 persen responden dan pasangan Anies Baswedan - Puan Maharani sebanyak 14,2 persen.

Survei juga mengukur elektabilitas parpol yang mengikuti Pemilu 2019. Hasilnya, Golkar berada di peringkat elektabilitas tertinggi yang dipilih 15,8 persen responden diikuti Partai Gerindra dengan 14,6 persen.

Di peringkat ketiga PDI Perjuangan (PDIP) dengan elektabilitas sebesar 14,7 persen; Partai Demokrat 5,4 persen; Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 5,2 persen; dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,1 persen. Kemudian Partai Nasdem memperoleh elektabilitas sebesar 4,4 persen dan Perindo mendapatkan elektabilitas 4,2 persen.

Direktur Eksekutif PSI Ahmad Loksukon mengatakan survei dilakukan pada 1-10 Januari 2023 melibatkan 1988 responden yang berada di ibu kota 34 provinsi Indonesia. Demografi responden dalam penelitian ini dengan rincian Generasi Z sebanyak 17,8 persen yang berusia produktif. Kemudian Milenial sebanyak 37,9 persen dan Generasi X sebanyak 32,9 persen.

"Sementara generasi Pre Boomer sebanyak 11,4 persen," kata Ahmad Loksukon dalam keterangan kepada wartawan, Jumat, 13 Januari 2023.

Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing sepakat dengan hasil survei PSI yang mengunggulkan Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024. Berdasarkan hasil survei, Airlangga merupakan sosok yang tepat maju di Pilpres 2024, misalnya dengan kinerja dalam mengatasi perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Keren! Kinerja Apik Agus Gumiwang Berhasil Bawa Industri Manufaktur RI Tetap Ekspansif Sepanjang 2022

"Saya setuju hasil survei PSI. Airlangga sosok yang tepat menjadi presiden 2024. Lewat kerjanya telah ditunjukkan dalam mengatasi perekonomian di masa pandemi Covid-19, " kata Emrus kepada wartawan, Jumat, 13 Januari 2023.

Airlangga, kata Emrus, bisa disebut sebagai salah satu sosok yang menjadi lokomotif perekonomian di Indonesia. "Bahkan (Airlangga) sudah menjadikan perekonomian terus meningkat, " ujarnya.

Menurut Emrus, Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang paham tentang ekonomi, maka Airlangga sebagai salah satu sosok yang layak dipilih masyarakat. "Kita butuh pemimpin yang tahu tentang ekonomi, maka Airlangga layak jadi Presiden 2024 dan dipilih masyarakat," pungkasnya. (sumber)

 

fokus berita : #Airlangga Hartarto