03 Mei 2023

Prihatin Kondisinya, Dedi Mulyadi Segera Kunjungi Dokter Wayan di Karawang

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengunjungi rumah dokter Wayan di Kampung Pasirwaru, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Seperti diketahui, usai viral beberapa waktu soal rumah dokter Wayan yang berantakan, tapi ia masih buka praktek dan mengobati pasien. Dedi Mulyadi berinisitif mengunjungi rumah tersebut di sela kunjungan pada konstituennya di wilayah tersebut.

"Saya tadi kebetulan baru selesai kunjungan di sekitar Klari, melihat ramainya kabar tentang dokter Wayan, saya berinisitif ke sini," ujar Dedi, sapaan akrabnya, sembari menghampiri pintu depan rumah dokter Wayan, Rabu (3/5/2023).

Ia lantas berkeliling melihat seisi rumah serta berbincang meminta informasi kepada beberapa warga dan tokoh masyarakat sekitar yang kebetulan tengah mengerumuni rumah tersebut.

Baca Juga: Mukhtarudin Tingkatkan SDM Masyarakat Kalteng Agar Jadi Wirausahawan Unggul

Berdasarkan informasi yang diterima serta hasil penelaahannya, ia menyimpulkan penyebab dokter Wayan berperilaku demikian dikarenakan masalah pribadi. Namun sang dokter masih tetap mengabdikan diri untuk masyarakat.

"Sebenarnya sih, ini aspek yang bersifat personaliti yah, beliau seorang dokter yang mengabdi. Dia setiap hari melayani pasien dengan biaya yang sangat rendah, kemudian bisa meracik obat sendiri. Artinya memang beliau adalah sosok yang cukup penting bagi peningkatan kesehatan warga yang ada di sini," jelas Dedi.

Ia lalu bercerita soal kondisi rumah dokter Wayan. Ia juga bercerita soal sosok dokter Wayan yang sangat mencintai hewan hingga lingkungan.

"Karena dia orang Bali, aspek estetikanya sangat kuat, menanam pohon rumahnya rindang, dan orangnya sangat baik. Dia juga penyayang banget, dia menyayangi anjing peliharaannya, menyayangi elang peliharaannya, menyayangi ikan peliharaannya. Artinya dia adalah orang yang sangat care terhadap lingkungan terhadap alam," tuturnya.

Baca Juga: Selamat! Bagus Rizki Dinarwan Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kota Madiun

Namun, kata Kang Dedi, berdasarkan hasil pembicaraan dirinya dengan kerabat dokter Wayan dan temannya, sang dokter diduga mengalami masalah personal berupa kekecewaan terhadap sesuatu.

Kekecewaan yang diekspresikan tersebut berbuah menjadi rumah yang kotor tak terurus, serta menakutkan karena kondisinya sudah tak terawat dipenuhi pohon rindang. Namun apa yang dilihat orang lain 'berantakan', menurutnya belum tentu sejalan dengan pemikiran dokter Wayan.

"Diekspresikan dengan sampah tidak dibuang, sampah dia gantung dia bikin aksesoris dalam lingkungan rumahnya. Bisa jadi dalam pandangan hati yang dimilikinya itu adalah keindahan, cuma sudut pandang kita menjadi berbeda," terangnya.

Dedi sendiri berencana akan menemui langsung dokter Wayan dan membuat rumahnya kembali layak huni. Sebab banyak masyarakat sekitar yang membutuhkan dokter Wayan.

Baca Juga: Hardiknas 2023, Mukhtarudin Harap Pendidikan di Indonesia Makin Maju

"Kalau saya gini, nanti kalau udah ada nomor kontaknya. Saya cenderung ini dibersihkan dulum walaupun Pak Wayan keberatan loh ini dibersihkan, kita rapikan rumahnya, kita bangun spirit Pak Wayan kembali," tuturnya.

"Dan saya ingin Pak Wayan kembali ke sini untuk melayani masyarakat. Nanti saya rencana besok pulang dari Jakarta mampir ke Bekasi. Kalau (dokter Wayan) sudah pulang ke Bali saya mau nemuin ke Bali," ungkapnya.

Sementara itu, Amin yang merupakan aparat desa setempat, mengaku tak tahu banyak soal sosok dokter Wayan. Namun sang dokter dikenal sebagai orang baik meski tertutup.

Kendati demikian, Amin tak mengetahui lebih dalam soal sifat dokter Wayan, sebab dokter Wayan cenderung bersikap tertutup dan selalu menolak jika ditawari sesuatu atau bantuan dari orang lain.

"Cuma itu aja yang saya tahu, sebab memang orangnya tertutup dan selalu menyendiri. Kadang juga sulit ditawari bantuan," pungkasnya. (sumber)

fokus berita : #Dedi Mulyadi