12 Februari 2018

Berita Golkar Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid - Aziz Qahhar Mudzakkar bersiap memulai tahapan kampanye Pilgub 2018, yang dibuka 14 Februari mendatang.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Sulsel, Kadir Halid mengatakan, pasangan ini akan mengerahkan juru kampanye secara massif guna menggalang dukungan masyarakat. Jurkam tak lain merupakan tokoh dan kader lima partai pengusung NH-Aziz, yakni Golkar, NasDem, Hanura, PKB, dan PKPI.

"Kita akan turun kampanye serentak di 300 lebih kecamatan dan di seluruh desa. Selain jurkam nasional dari partai koalisi, ada juga anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota sekitar 300 orang," ujar Kadir Halid di Makassar, Senin (12/2).

Kadir mengaku setelah penetapan, timnya masih akan tetap bekerja lebih massif dengan strategi menurunkan kandidat bersama seluruh jurkam. Selain itu, dirinya mengaku telah menyusun daftar tugas termasuk jika NH dinyatakan tidak bisa hadir pada kampanye tersebut.

"Sudah disiapkan pengganti di setiap desa dan kecamatan. Semua akan didatangi. Termasuk jurkam dari nasional akan turun untuk kampanyekan NH-Aziz. Tapi untuk pertama ini di Makassar dulu," tambahnya. Selanjutnya, Kadir Halid merinci, setelah pengundian nomor urut paslon besok, tim kemudian akan berkoordinasi dengan KPU guna mencetak baliho dan spanduk. Ini yang akan segera disebar ke penjuru daerah di Sulsel.

Dari menteri hingga pengusaha

Kadir Halid mengatakan, NH-Aziz sebagai tokoh nasional tidak kesulitan mencari jurkam. Terutama NH yang menjabat salah satu Ketua DPP Golkar. Di lingkaran mereka terdapat banyak tokoh berasal dari berbagai latar belakang profesi. "Pastinya kita meminta kesediaan elite DPP ini menjadi jurkam NH-Aziz. Sudah ada daftarnya," kata Kadir.

Di jajaran pengurus DPP Golkar, setidaknya ada dua menteri. Yakni Ketua Umum Airlangga Hartarto selaku Menteri Perindustrian serta Sekretaris Jenderal Idrus Marham sebagai Menteri Sosial. Kedua tokoh itu dikenal cukup dekat dengan NH yang kini menjabat Ketua Koordinator Bidang Pratama. Lalu, masuknya Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, membuat ia wajib memenangkan NH-Aziz, meski sang adik ikut bertarung pada Pilgub Sulsel 2018.

Di jajaran legislator, Golkar memiliki banyak tokoh yang siap menjadi juru kampanye NH-Aziz. Khusus elite DPP yang berasal dari Sulsel, sedikitnya ada dua nama yakni Syamsul Bachri dan Andi Rio Padjalangi. Sedangkan untuk kalangan pengusaha, Golkar memiliki sederet kader yang sukses. Sebut saja Erwin Aksa dan Halim Kalla.

Menurut Kadir, semua elite DPP Golkar, khususnya yang berasal dari Sulsel akan diminta menjadi juru kampanye NH-Aziz. Toh, NH-Aziz merupakan usungan Golkar dan wajib hukumnya bagi mereka untuk memenangkannya demi kejayaan partai berlambang beringin. "Sebagai kader yang loyal dan taat azas, tidak ada alasan bagi mereka untuk menolak," ujar Kadir.[merdeka]

fokus berita : #Nurdin Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya