18 Juli 2017

Berita Golkar - Senin (17/07/17) kemarin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Menetapkan Ketua Umum DPP Partai Golkar; Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP. Sekjen Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG); Andi Nursyam Halid himbau seluruh kader untuk sabar. “Para kader Golkar khususnya AMPG harus sabar dan jaga kekompakan. Galang soliditas dan solidaritas Partai Golkar” kata Nursyam.

Nursyam tak ingin situasi ini dimanfaatkan oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadinya. “Jangan mudah terpancing isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Situasinya tak menguntungkan bagi Golkar tapi kita harus tenang. Kita kedepankan praduga tak bersalah” ujar Wakil Sekjen DPP Partai Golkar ini. Nursyam juga memastikan AMPG menolak wacana Munaslub dan mendukung kepemimpinan Setya Novanto hingga masa jabatannya berakhir.

Kepada Golkarpedia Nursyam menyatakan telah meminta seluruh kader AMPG mengamankan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar 2016 maupun 2017. “AMPG akan sekuat tenaga mengamankan hasil Rapimnas 2016 terkait pencalonan Jokowi sebagai calon presiden (capres) 2019 dan hasil Rapimnas 2017 perihal kesepakatan tak ada pelaksanaan Munaslub. Ini harga mati!” pungkas Nursyam. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Nursyam Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya