31 Juli 2018

Berita Golkar - Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan semua bakal calon legislatif (bacaleg) dari partainya tidak ada yang tersangkut kasus korupsi. "Tidak ada caleg berlatar belakang koruptor. Baik itu bacaleg Provinsi Jabar maupun bacaleg kabupaten/kota se-Jabar," ujar Dedi di kantor DPD II Partai Golkar Karawang, Selasa (31/7/2018).

Sebab, kata Dedi, pihaknya sejak awal sudah mengeluarkan rambu-rambu tidak mencalonkan kader berlatar belakang koruptor. Dedi menjelaskan, Golkar Jabar tidak hanya bersih dari bacaleg dengan pidana korupsi. Pidana umum lain pun turut menjadi bahan pertimbangan partainya untuk mengambil keputusan.

“Kita tidak ada toleransi sedikit pun. Ini proses awal pembuktian komitmen kita. Nanti, jika terpilih, seandainya tersangkut kasus hukum sekecil apapun, kita lakukan pergantian antar waktu (PAW). Apalagi korupsi, gak usah ditanya, itu pidana khusus dan kita berantas habis,” ujarnya.

Sebelum pendaftaran ke KPU, lanjut Dedi, partainya sudah melakukan verifikasi internal untuk memastikan hal itu. "Yang daftar ada. Tapi tidak dicalonkan. Kami coret," tandasnya. Hal tersebut, lanjut Dedi, sebagai amanah dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 tahun 2018 bahwa mantan narapidana korupsi dilarang nyaleg.

Jikapun ada, katanya, ada hal-hal yang dilakukan bacaleg tersebut di luar ketentuan partai. "Tapi itu tidak ada," katanya lagi. Dedi pun menegaskan para caleg dari partainya untuk berkomitmen tidak melakukan bisnis yang merusak lingkungan, menyisihkan 15 persen pendapatannya untuk kepentingan sosial, dan tidak berpoligami. [kompas]

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya