02 Agustus 2018

Berita Golkar - DPP Partai Golkar akhirnya mencoret dua bakal calon anggota legislatif (Caleg) yang akan maju pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019, yaitu Ketua DPD 1 Partai Golkar Aceh TM Nurlif dan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jateng Iqbal Wibisono. Nama Nurlif dan Iqbal sempat masuk bursa pencalonan dicoret setelah KPU mengembalikan berkas keduanya. Pasalnya, Nurlif dan Iqbal pernah tersandung kasus korupsi.

Kepastian pencoretan nama keduanya disampaikan Liaison Officer (LO) Golkar, Ichsan Firdaus Selasa, (31/7/2018) saat menyerahkan berkas perbaikan caleg di Kantor KPU, Jakata. Nama TM Nurlif dan Iqbal Wibisono diganti caleg lain yang tidak punya rekam jejak kasus korupsi. Ichsan menyebut sebagai bentuk kepatuhan terhadap penyelenggara pemilu. “Selain itu batas waktu yang disampaikan ya hari ini, maka kami memutuskan mengganti,” ujarnya.

TM Nurlif yang dicoret dari bursa pencalegan diketahui pernah terjerat perkara korupsi pada 2011 ketika menjadi anggota DPR. Saat itu dia divonis terlibat perkara suap Miranda Gultom dan dijatuhi hukuman penjara 1 tahun 4 bulan. Ketua DPP Partai Golkar, Firman Soebagyo, mengungkapkan keputusan pembatalan caleg eks napi korupsi itu karena terbentur Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 tahun 2018 tentang Pencalegan.

“Golkar sendiri melalui (rapat) tadi malam, mencabut terhadap calon mantan narapidana yang bukan indikasi lagi, memang sudah pernah masuk sebagai narapidana tindak pidana korupsi,” kata Firman dalam sebuah diskusi, Selasa, 31 Juli 2018. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam pidato penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar di Jakarta, Rabu, (20/12/2017) lalu sudah menegaskan tentang upaya bersih-bersih di Golkar.

Ia mengatakan akan mengimplementasikam slogan “Golkar Bersih” dalam mengelola partai. “Partai Golkar yang bersih bukan hanya sebuah slogan, bukan pula sebuah moralisme tanpa isi, tapi merupakan keniscayaan politik. Kalau kita mengingkari ini, partai Golkar akan merosot dan tersisihkan,” ujar Airlangga saat itu. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #TM Nurlif


Kategori Berita Golkar Lainnya