08 Agustus 2018

Berita Golkar - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK telah melimpahkan dakwaan dan berkas perkara terdakwa Fayakhun Andriadi. Fayakhun akan segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. "Siang ini, jaksa penuntut umum KPK telah melimpahkan dakwaan dan berkas perkara dengan terdakwa Fayakhun Andriadi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu, (8/8/2018).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar (FPG) itu sebagai tersangka suap dan gratifikasi terkait pembahasan dan pengesahan RKA-K/L dalam APBN-P pada tahun anggaran 2016 untuk Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Febri menjelaskan, berkas perkara Fayakhun kurang lebih 300 halaman berisikan dokumen-dokumen penanganan perkara seperti berita acara dan lampiran lainnya.

"Selanjutnya, KPK menunggu jadwal persidangan kasus ini," ucap Febri. Febri menyatakan bahwa dalam berkas itu lembaganya menguraikan dugaan penerimaan Fayakhun dan sejumlah pihak yang terkait dengan kasus dugaan suap mengenai penganggaran di Bakamla RI. Sejak ditetapkan sebagai tersangka tanggal 14 Februari 2018, KPK telah memeriksa Fayakhun sebagai tersangka sebanyak enam kali.

Fayakhun selaku anggota DPR RI 2014-2019 menerima 1 persen dari Rp 1,2 triliun atau senilai Rp 12 miliar dari Fahmi Darmawansyah melalui M Adami Okta sebanyak empat kali. Fayakhun juga diduga menerima uang 300 ribu dolar AS. "Sejauh ini, yang bersangkutan baru mengembalikan Rp 2 miliar. Suap itu diduga 'fee' atas jasa Fayakhun memuluskan anggaran pengadaan satelit monitoring di Bakamla pada APBN-P tahun anggaran 2016," ucap Febri. [kriminologi]

fokus berita : #Fayakhun Andriadi


Kategori Berita Golkar Lainnya