12 Agustus 2018

Berita Golkar - Gubernur Sumsel Alex Noerdin, memberikan pendapatnya mengenai politik di Sumsel usai PIlkada beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, nuansa persaingan di Pilgub Sumsel 2018 cukup panas, antara partai pengusung Herman Deru-Mawardi Yahya, yaitu Nasdem dan Hanura, dengan kubu Dodi Reza Alex-Giri Ramanda yang didukung Partai Golkar, PDI Perjuangan dan PKB.

Namun pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, persaingan tersebut dipastikan cair, mengingat partai-partai tersebut secara resmi telah mengusung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. “Ya harus seperti itu. Kalau Pilkada selesai, pesta sudah usai, ya sudah (bersatu),” kata Alex seraya menyatukan kedua tangannya. Bagi mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) dua periode ini, konflik yang timbul selama Pilkada harus diredam bersama, begitu Pilkada usai.

“Kalau Pilkada selesai, secara legal sudah ditetapkan (pemimpin terpilih), tidak ada komplain lagi, tutup buku. Silang sengketa dikubur, yang sempat ada gesekan, lupakan. Harus bersatu menuju Indonesia yang lebih baik. Kalau tidak, tidak maju-maju,” ucapnya.

Untuk target perolehan suara bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Sumsel dari partai Golkar, Alex mengaku tidak mau muluk-muluk. “Tapi barangkali, yang lebih baik itu adalah harus menang. Menangnya berapa? Kita usahakan menangnya cukup besar,” katanya singkat. [tribunsumsel]

fokus berita : #Alex Noerdin


Kategori Berita Golkar Lainnya