12 Agustus 2018

Berita Golkar - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan elite politik dan seluruh elemen bangsa untuk segera mengakhiri saling mengejek dan saling menyindir di ruang publik serta menahan diri menghadapi Pemilu 2019. Bamsoet menegaskan, saling ejek dan saling sindir tidak produktif dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Ia melihat, ada perang pernyataan, saling sindir, ada tudingan, serta kejutan terkait nama cawapres.

"Sangat disayangkan setelah pendaftaran pasangan capres-cawapres, ruang publik masih dipenuhi pernyataan-pernyataan yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik," kata Bamsoet melalui pernyataan tertulisnya kepada Golkarpedia, di Jakarta, Ahad (12/8/2018).

Bamsoet mengatakan pendaftaran pasangan capres-cawapres di KPU sudah selesai. Dua pasangan capres-cawapres dari dua kubu koalisi, yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, juga sudah mendaftarkan diri di KPU, Jumat (10/8). Sebelumnya, pendaftaran bakal caleg di KPU juga sudah selesai.

"Saat ini waktunya, koalisi partai pendukung pasangan capres-cawapres untuk melakukan konsolidasi sekaligus turut menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat," kata dia. Di sisi lain, kata dia, masyarakat berharap masing-masing kubu pendukung capres-cawapres dapat menahan diri.

Sebab, suasana kondusif menuju pada pemilu 2019 sangat bergantung pada perilaku masing-masing pendukung kubu capres-cawapres. "Daripada saling sindir dan saling ejek, akan lebih baik jika masing-masing kubu kaolisi capres-cawapres melakukan konsolidasi mempersiapkan kampanye pemilihan presiden," kata Bamsoet. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya