17 Agustus 2018

Berita Golkar - DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) secara tegas menolak pengadaan maupun penyewaan helikopter yang diusulkan oleh tim transisi Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah. Karena dinilai akan membebani APBD Perubahan 2018 maupun APBD Pokok 2019 yang tengah dibahas.

"Partai Golkar Secara tegas telah menginstruksikan Fraksi Partai Partai Golkar (FPG) DPRD Sulsel untuk menolak pengadaan helikopter untuk gubernur Sulsel tersebut karena sangat membebani anggaran daerah," ujar Juru bicara Golkar Sulsel, Risman Pasigai, Jumat (17/8/2018). Selain itu, lanjut Risman, Program tersebut tidak dirasakan secara nyata oleh rakyat. "Masih banyak program lain yang membutuhkan biayaya dirasakan rakyat secara langsung," tuturnya.

Gubernur Sulsel terpilih, Nurdin Abdullah mengatakan helikopter yang dimasukkan dalam rancangan kebijakan umum perubahan APBD 2018, bukan untuk pribadi melainkan untuk tanggap darurat. "Mis komunikasi saja. Itu untuk tanggap darurat, bukan untuk gubernur. Karena kita tidak punya. Begitu ada bencana. Langsung dapat digunakan melakukan pemantauan," katanya seusai bertemu lima pimpinan DPRD Sulsel, Kamis malam (16/8/2018). [kontributor Sulsel]

fokus berita : #Risman Pasigai


Kategori Berita Golkar Lainnya