26 Agustus 2018

Berita Golkar - Sandiaga Uno mengaku turut prihatin dengan kasus yang menimpa mantan Menteri Sosial (mensos) Idrus Marham. Apalagi setelah mengetahui Idrus Marham mengajukan surat pengunduran diri sebagai Mensos dan resmi diumumkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus proyek PLTU Riau-1, Jumat (24/8/2018).

"Saya prihatin, turut berdoa untuk beliau. Beliau (Idrus Marham) juga sahabat saya," ungkap Sandi di Kinanti Building, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/8/2018). Sandiaga Uno menilai, sikap pengunduran diri seorang Idrus Marham merupakan sikap yang kesatria. Pasalnya, Idrus Marham mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial sebelum dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Saya rasa itu sebuah sikap sangat kesatria. Saya acungkan apresiasi empat jempol untuk Pak Idrus Marham dan saya berharap beliau dikuatkan dalam menghadapi musibah ini," ungkapnya. Sandiaga Uno juga turut memberikan ucapan selamat kepada Menteri Sosial yang baru, Agus Gumiwang Kertasasmita.

Sandiaga berharap, kedepan peran Agus Gumiwang mampu menjawab masalah-masalah sosial dewasa ini. "Kemarin saya juga terharu, teman baik saya Pak Agus sudah diberikan amanah. Mudah-mudahan beliau sukses untuk mengikis angka kemiskinan di Indonesia," harap Sandiaga Uno.

Selain itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut juga berharap tingkat kesejahteraan dapat meningkat dan masalah kemiskinan dapat teratasi. "Dan kita berharap salah satu PR kita ke depan masalah lapangan pekerjaan dan biaya hidup bisa tersolusikan mengingat angka kemiskinan terus kita kikis dan tingkatkan kesejahteraan," tandasnya. [suara]

fokus berita : #Idrus Marham


Kategori Berita Golkar Lainnya