28 Agustus 2018

Berita Golkar - Ketua Penyelenggara Munaslub Partai Golkar Desember 2017, Nurdin Halid membantah adanya aliran dana duit suap proyek PLTU Riau-1 dari mantan Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Eni Saragih. “Tidak benar, karena saya sebagai ketua penyelenggara tidak pernah mendapat laporan kalau ada dana dari Eni. Jadi tidak benar,” ujar Nurdin, Selasa (28/8/2018).

Pada Munaslub 2017 lalu, Eni menjabat bendahara Munaslub. Nurdin juga menegaskan di dalam Munaslub tersebut tak ada uang sepeser pun dari tersangka lainnya yang juga mantan pelaksana tugas Golkar Idrus Marham. “Sama sekali tidak ada (dari Idrus),” tegas dia. Sebelumnya, Tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih mengakui ada sebagian uang hasil korupsinya yang dialirkan untuk Munaslub Golkar.

Saat itu, Eni mengaku menerima uang Rp2 Miliar dari Johannes B. Kotjo. “Memang ada duit yang Rp2 miliar saya terima sebagian, saya inikan untuk Munaslub," kata‎ Eni usai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin 27 Agustus 2018. [okezone]

fokus berita : #Nurdin Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya