28 Agustus 2018

Berita Golkar - Maraknya aksi persekusi dan berita hoax menjelang pilpres 2019, mengundang keprihatinan Wakil Ketua MPR RI Mahyudin. Ia berharap, pemilihan presiden dan kepala daerah dikembalikan lagi ke MPR dan DPRD. Menurut Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar ini, diakui dan tidak terjadinya politik uang kerap dilakukan kepala daerah yang dibekingi para pemodal.

"Saya melihat yang jadi Gubernur, Bupati dan Walikota pada pemilihan langsung itu rata-rata dibekingi pemodal, dengan imbalan diberikan izin mengelola hasil alam dan tambang yang ada di daerah tersebut," terangnya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Selasa (28/8/2018).

"Itulah kenapa banyak kepala daerah masuk penjara, biaya saksi dan kampanyenya sangat tinggi, dan biasanya itu ada yang memodali. Maka, alangkah baiknya pemilihan kepala daerah, termasuk pemilihan presiden dikembalikan lagi ke parlemen,” cetusnya.

Ia tak menolak adanya pemilihan langsung oleh rakyat, namun jika tingkat pendidikan, tingkat ekonomi rakyat sudah benar-benar mapan, dimana serangan fajar sudah tidak efektif lagi,sehingga money politiknya tidak efektif lagi, " tuturnya. Namun, sepanjang masyarakat masih banyak di bawah garis kemiskinan seperti saat ini, sebaiknya pemilihan kepala daerah dan presiden dikembaliklan lagi ke dewan.

”Masyarakat dibawah itu,kalau sudah ambil uangnya,pasti akan pilih orangnya,karena tidak semua masyarakat itu penipu, tidak semua masyarakat kita kaya.Sebab, yang mau mengambil uang dan tidak memilih orangnya itu namanya menipu. Masalahnya,masyarakat kita tidak berjiwa penipu, “ paparnya.

Ia menambahkan,untuk pilpres itu ada 800 ribu TPS dan jika rata rata dua orang saksi diberi uang saksi masing masing Rp 100 ribu per orang, sudah 360 miliar hanya untuk biaya saksi, belum lagi biaya kampanye dan membuat APK (Alat Peraga Kampanye)

“Jika nantinya kembali dipilih oleh MPR,tempatkan saja dua orang anggota KPK di masing masing anggota MPR,dan saya yakin tak akan ada yang berani melakukan money politik, sehingga nantinya kita dapat menghasilkan pemimpin yang besih dan diinginkan oleh rakyat,” tukasnya. [indopos]

fokus berita : #Mahyudin


Kategori Berita Golkar Lainnya