01 September 2018

Berita Golkar - Yoseph Sani Bethan atau Nani Bethan merespon positif pemberhentian dirinya dari Ketua DPD II Golkar Flotim oleh DPD 1 Golkar NTT 27 Agustus 2018. Ia mengaku sudah mendapatkan surat Pemberitahuan dan SK sudah ia peroleh via pesan WA (Whatsapp). Sedangkan fisiknya SK belum diterimanya. Dan secara hirarki Partai ia sudah koordinasi ke Pimpinan Partai Golkar terkait SK tersebut.

Nani Bethan mengatakan sangat menghormati dan menghargai sebuah keputusan partai. Baginya keputusa tentu dalam konteks sebuah perbaikan untuk konsolidasi partai ke depan yang lebih baik dan sempurna menuju kemenangan Partai Golkar. "Sehingga keputusan ini saya pahami sebagai suatu yang positip," kata Nani Bethan.

Nani Bethan juga menjelaskan alasan ia diberhentikan sementara karena DPD 1 NTT dalam kewenangannya ingin melihat dan mengetahui sejauh mana kerja organisasi partai Golkar dari target program yag telah disepakati bersama. Target itu baik dari sisi Konsolidasi Partai pada tingkat kecamatan serta desa/kel seluruh NTT sesuai jadwal bulan juli akhir.

DPD I Golkar NTT juga mau mendapat laporan seluruh proses keputusan dalam pencalegan khusus untuk DPRD Flores Timur yang sudah diserahkan di KPUD Flotim. DPD 1 NTT juga mau mendapatkan laporan sejauh DPD 2 Golkar Flotim menjalankan dan mengamankan Keputusan organisasi pada hierarki yang lebih tinggi. "Laporan ini semestinya sudah disampaikan tanggal 14 Agustus kemarin ke DPD I sesuai surat DPD 1 tertanggal 13 agustus 2018," terang Nani.

Nani Bethan menambahkan pada saat bersamaan ia sedang berada di surabaya untuk mengurus sekolah anaknya dan menyampaikan itu kepada Ketua DPD 1 Golkar NTT. Nani Bethan berencana sekembali dari Surabaya tiba di Kupang per 15 Agustus 2018, ia melaporkan semuanya ini ke DPD 1 NTT. "Pak Ketua DPD 1 (Melkiades Laka Lena-red) setuju dan menugaskan pengurus DPD 1 lainnya menerima saya karena saat itu beliau berada di Jakarta," kata Nani Bethan.

Tambah Nani Bethan, per tanggal 15 agustus jam 11 pagi ia dari bandara Eltari menuju ke kantor DPD 1 golkar NTT. Di sana ia bertemu tiga staf di sekretariatan Golkar NTT. Namun hingga Pukul 14.00 Wita, pengurus yang ditugaskan menemui belum tiba di kantor juga. "Karena saya harus transit lanjut ke larantuka jam 14.30 maka saya kembali ke bandara karena istri menungu di sana," kata Nani Bethan.

Tambah Nani Bethan ia berencana sehabis 17 Agustus datang kembali ke DPD 1 NTT untuk melaporkannya dan juga lewat surat. "Tapi hingga tanggal 24 Agustus saya tidak lakukan itu karena sibuk di persidangan DPRD. Itu kesalahan saya pertama," kata Nani Bethan. [tribunnews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya