03 September 2018

Berita Golkar - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh saling melepas canda saat memberi sambutan di penutupan pekan orientasi caleg NasDem. JK dan Surya Paloh bernostalgia terkait kebersamaan di Partai Golkar.

"Itu lah persahabatan, saya terima itu sebagai hal yang (baik). Karena sama saja waktu di Golkar dulu, waktu saya ketua beliau ketua pembina (ketua dewan pertimbangan), kita pencalonan 5 hari tidak ada ketua umum dan pembina yang terpilih dalam waktu 5 hari," ujar JK dalam sambutannya di Pekan Orientasi Caleg NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (3/9/2018).

 

JK mengungkapkan, saat itu dirinya bersama Surya Paloh bersatu saat mengikuti Munas Golkar di Bali. Dia pun terpilih sebagai ketua umum Golkar hanya dalam proses 5 hari. "Dan Golkar berjalan sesuai programnya lebih banyak dijalankan unsur lain daripada saya. Banyak keliling dia (Surya Paloh), deal-deal PDIP tanpa saya tahu jalan saja," kata JK disambut tawa Caleg NasDem yan hadir.

 

JK pun mengaku tidak ada masalah antara dirinya dengan Surya Paloh meski saat itu banyak menjalankan program Golkar tanpa sepengetahuannya. "Jadi kalau sekarang dia bisa memarahi saya juga bisa marahi dia, itu lah persahabatan," ungkap JK.

 

JK lalu mengajak caleg NasDem selalu bersahabat dalam berpolitik. Dia meminta politisi NasDem untuk tidak memutuskan persahabatan hanya karena perbedaan politik. "Politik itu hanya 5 tahun, tapi persahabatan itu puluahan tahun. Jadi jangan kita putuskan persahabatan hanya kareja perbedaan politik, perbedaan partai, karena hidup ini puluhan tahun," ucapnya.

Sebelumnya, dalam sambutannya Surya Paloh mengungkapkan kebahagiannya karena JK mau menyempatkan diri untuk hadir di acara NasDem. Kepada kader NasDem, Surya Paloh mengaku dapat berbicara apapun dengan JK.

"Saya bersyukur saya punya senior, sahabat saya ini yang saya bebas bercicara apa saja, secarala protokoler beliau adalah Wakil Presiden Republik Indonesia yang kita hormati bersama, tapi di dalam kamar sebelah setelah tidak wakil presiden, Jusuf Kalla itu adalah sahabat. Bisa berbiacara apa saja, bisa bergenggaman dengan tangan," ungkap Surya Paloh.

Bahkan Surya Paloh mengakui dirinya adalah satu-satunya ketum parpol yang dapat memarahi JK. Itu karena persahabatannya.

"Nostalgia kami cukup lama, banyak hal yang harus kalian tahu, kalau tadi ada gambar adik-adim wanita yang cantik partai nasDem tadi di layar, apa yang kami berbisik barusan tadi, 'kita teringat nostalgia kita bersama'," kata Paloh disambut tawa.

"Kami adalah bersama-sama dalam suatu partai politik yang terbesar di republik ini, Partai Golkar kami adalah senior partai itu," tutur Paloh.

fokus berita : #Jusuf Kalla


Kategori Berita Golkar Lainnya