06 September 2018

Berita Golkar - Anggota Komisi II DPR RI Firman Soebagyo mendorong agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai Pemilihan Umum (Pemilu), kepada masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.

“Yang saya lihat di lapangan, masih banyak penyelenggara dan masyarakat belum mengetahui secara utuh terhadap regulasi dan aturan yang ada,” kata Firman, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Pimpinan KPU dan Pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kamis (06/9/2018).

Politisi Fraksi Partai Golkar (FPG) ini menginginkan, nantinya sosialisasi tidak hanya dilaksanakan KPU dan Bawaslu, tapi juga oleh Anggota Komisi II DPR RI. Karena Komisi II DPR RI adalah mitra kerja KPU dan Bawaslu yang membuat regulasi undang-undang dan menyetujui anggaran, serta harus ikut menjalankan sosialisasi. Sehingga nantinya memiliki kesepahaman yang sama.

Firman menekankan perlu metode yang luar biasa. Mengingat pengalaman dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) beberapa waktu lalu, dimana masih ada penyelenggara pemilu memiliki tafsir yang berbeda terhadap pelaksanaan Undang-Undang, ke peraturan perundang-undangan. “Prinsip-prinsip penyelenggaraan Pemilu yang efektif dan efisien, ini adalah menjadi tujuan kita,” tandas politisi dapil Jateng itu.

Dalam RDP dengan Komisi II DPR RI ini, Pimpinan KPU menjelaskan skala prioritas nasional tahun 2019 mengusung tema pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan yang berkualitas. Adapun prioritas nasional di bidang politik dan keamanan menitikberatkan kepada stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan dalam penyelenggaraan Pemilu. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Firman Soebagyo


Kategori Berita Golkar Lainnya