07 September 2018

Berita Golkar - Komisi V DPR RI mendorong dan mendukung pengadaan kapal feri di Pelabuhan Penyeberangan Danau Matano dan Pelabuhan Penyeberangan Danau Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Komisi V DPR RI menargetkan tahun anggaran 2019 mendatang, bisa merealisasikan dua kapal feri untuk ditempatkan di kedua pelabuhan itu.

“Salah satu kesepakatan kita dengan Ditjen (Direktorat Jenderal) Perhubungan Darat untuk penyiapan angkutan penyeberangan kapal ditempatkan di Pelabuhan Danau Matano dan Danau Towuti. Dua kapal ini Insya Allah di anggaran 2019 bisa kita wujudkan, untuk kepentingan Sulawesi Selatan, khususnya di Luwu ini,” jelas Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ibnu Munzir saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik ke Luwu Timur, Sulsel, Jumat (7/9/2018).

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan, selama ini dua danau tersebut menggunakan kapal penyeberangan tradisional yang disebut masyarakat dengan “Pincara” yang tidak memenuhi standar keamanan, sehingga banyak menelan korban. Ia berharap dengan realisasi dua kapal feri pada tahun anggaran 2019 bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Keberadaan kapal tersebut akan menghubungkan wilayah Luwu Timur, Luwu Utara, Sulawesi Tengah dan juga Sulawesi Tenggara. “Karena ini memang satu-satunya angkutan berhubungan dengan Sulawesi Tengah. Sangat signifikan untuk peningkatan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat, baik untuk wilayah Luwu Timur, Utara, maupun juga Sulawesi Tengah, Tenggara juga,” papar Ibnu.

Politisi dapil Sulawesi Barat itu menjelaskan, kunspek ini untuk mengetahui langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat untuk selanjutnya diteruskan ke Pemerintah Pusat. “Kita sudah rapat kerja dengan Menteri PUPR, salah satunya terkait penyusunan anggaran. Jadi, dasar berpikir dan pijakan penetapan anggarannya adalah hasil kunjungan kerja dan kunjungan spesifik DPR RI,” papar Ibnu. [kontributor Sulsel]

fokus berita : #Ibnu Munzir


Kategori Berita Golkar Lainnya