11 September 2018

Berita Golkar - Dwie Aroem Hadiatie, S.I.Kom, Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Golkar (FPG) menyampaikan materi sosialisasi empat pilar MPR kepada para pelajar dan masyarakat di aula balai Desa Argomulyo kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Selasa, (11/9/2018). Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), adalah pilar kebangsaan yang mesti dijaga dan lestarikan.

Menurut Dwie Aroem Hadiatie, meneguhkan nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI menjadi kunci penting merekatkan keutuhan bangsa Indonesia. Para generasi muda sendiri, lanjut Dwie Aroem generasi yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa ke depan. Sehingga penting, memahami kondisi kehidupan berbangsa. “Kita harus implementasikan nilai-nilai luhur dalam empat pilar, yang menjadi aset mempersatukan bangsa,” ucapnya.

Karena banyak ancaman yang merusak persatuan bangsa Indonesia sebagai suatu negara yang utuh. Hal itu tentu harus dibentengi dengan wawasan kebangsaan. “Jangan sampai masyarakat mudah terprovokasi sehingat terpecah belah,” kata politisi muda Golkar asal Lampung ini. Acara sosialisasi sendiri berlangsung dengan santai.

Dwie Aroem Hadiatie membuka dialog dan pertanyaan kepada masyarakat yang hadir. “Harapan saya tentu, agar empat pilar kebangsaan ini terus dirawat dan dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, dengan cara mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya. Bentuk negara yang paling cocok untuk Indonesia adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di bagian akhir, Dwie Aroem juga menekankan pentingnya toleransi dan kebersamaan. Kita bisa berbeda, tetapi harus bersatu, Bhineka Tunggal Ika. Hal sama diungkapkan oleh Kepala Desa Argomulyo, Bapak Sugiono, mari kita kuatkan NKRI. Kita galang kebersamaan, mulai dari desa kita. [sinarlampung]

fokus berita : #Dwie Aroem Hadiatie


Kategori Berita Golkar Lainnya