17 September 2018

Berita Golkar - Tujuh anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) di DPRD Provinsi Jambi telah menyerahkan uang hampir senilai Rp700 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Uang tersebut diduga pemberian Gubernur Jambi nonaktif, Zumi Zola. Demikian dikatakan anggota FPG DPRD Jambi, M Juber, ketika bersaksi untuk Zumi Zola, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin, (17/9/2018).

"Setelah dhitung-hitung, untuk 2018 dari Rp700 juta, kurang Rp200.000 dari seluruh Fraksi Golkar. Jadi yang dikembalikan Rp699.800.000," kata Juber. Menurutnya, uang itu diperoleh dari Asisten Daerah III Provinsi Jambi, Saipudin dan Kusnindar. Dua oknum tersebut mengaku sudah ditugasi Zumi Zola. Dalam persidangan, anggota FPG DPRD, Popriyanto, juga mengaku telah mengembalikan uang Rp175 juta, yang ia terima tahun 2017 kepada KPK.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, Zumi didakwa menyuap 53 anggota DPRD Provinsi Jambi. Zumi diduga menyuap para anggota dewan senilai total Rp16,5 miliar, agar pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2017.

Lalu, agar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018 menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2018. Uang yang diberikan itu sejatinya berasal dari kontraktor atau para rekanan di Dinas PUPR Jambi. Selain itu, Zumi Zola juga didakwa KPK terkait penerimaan gratifikasi. [viva]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya