18 September 2018

Berita Golkar - Menghormati para pahlawan dan pemimpin bangsa dengan menghargai jasa-jasanya adalah kewajiban seluruh anak bangsa. Itulah yang coba dilakukan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wellington. "Usaha yang kami lakukan sangat sederhana. Kami membuat poster berisi photo para Presiden kita mulai Sukarno sampai Jokowi dengan keterangan masa pemerintahan dan capaian masing-masing", jelas Tantowi Yahya, Dubes RI untuk Selandia Baru.

Sekilas memang terlihat sederhana karena hanya seperti membuat poster. Namun jika kita cermati latar belakang di balik inisiatif ini, misi yang dikandung sangat strategis. "Poster para presiden RI ini bagi tamu asing yang berkunjung ke KBRI akan mendemonstrasikan semarak dan hidupnya demokrasi kita. Meski usia demokrasi kita masih relatif muda, namun kita sudah mempunyai 7 Presiden dan 2 diantaranya terpilih secara langsung dan demokratis" jelas Tantowi.

"Bukan hanya itu, presiden kitapun latar belakangnya macam2, dari politisi, militer, ilmuwan, kiai sampai dengan pedagang. Demikian juga gendernya. Tidak banyak negara seperti kita" jelas Tantowi. Pojok ruangan dimana poster ini dipajang menjadi objek photo bagi pengunjung KBRI. Mereka bangga photo di depan poster dengan warna dasar merah ini. Siapapun yang berkunjung dipastikan takkan melewatkan spot ini untuk diabadikan.

Disamping untuk dikonsumsi tamu-tamu asing yang hadir, poster besar ini juga ditujukan bagi warga negara Indonesia yang berkunjung untuk berbagai urusan. Saat ini jumlah WNI di Selandia Baru mencapai hampir 7000 orang. Mereka sering datang ke KBRI untuk urusan keimigrasian, silaturahmi ataupun ikut berbagai acara sosial kemasyarakatan.

"Melalui poster ini kami mengajak WNI khususnya anak-anak dan remaja yang lahir dan besar di Selandai Baru untuk mengenal dan menghargai para tokoh bangsa. Mereka harus tahu para Presiden kita dengan segala prestasi dan legacynya telah membawa Indonesia seperti saat ini. Hal ini perlu ditanamkan dalam rangka menciptakan rasa cinta tanah air, nasionalisme dan militansi di kalangan WNI" jelasnya. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Tantowi Yahya


Kategori Berita Golkar Lainnya