16 September 2018

Berita Golkar - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun merasa jadi sasaran hoaks. Penyebabnya adalah beredarnya undangan jumpa pers dalam bentuk PDF berkop Ratna Sarumpaet Crisis Center (RSCC) di ruang kerja anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR itu terkait Ruben PS Marey yang konon menjadi korban pemblokiran rekening akibat kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Misbakhun menyatakan, dirinya tak pernah berhubungan dengan RSCC dalam bentuk apa pun. “Bahkan saya tidak tahu ada lembaga itu (RSCC, red),” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (16/9/2018). Legislator yang dikenal getol mendukung Presiden Jokowi itu menegaskan dirinya tidak pernah membuat kesepakatan dengan RSCC memfasilitasi undangan jumpa pers di ruang kerjanya besok (17/9/2018).

Bahkan, Misbakhun sama sekali tak tahu subtansi kasus pembekuan rekening yang disebutkan milik Ruben S Marey S.Sos dan kawan-kawan sebagaimana tertulis dalam undangan RSCC. “Saya tidak pernah tahu, Mendengar pun tidak karena sebagai anggota DPR RI juga tidak pernah menerima pengaduan soal masalah tersebut,” tegasnya.

Karena itu Misbakhun meminta wartawan yang menerima undangan itu agar mengabaikannya. Sebab, isinya benar-benar hoaks. “Untuk itu saya meminta kepada rekan-rekan wartawan yang sudah terlanjur menerima undangan peliputan tersebut untuk mengabaikannya karena tidak ada agenda penggunaan ruang kerja saya di DPR untuk kepentingan jumpa pers tentang masalah itu,” pungkasnya. [Kontributor Jakarta]

fokus berita : #Misbakhun


Kategori Berita Golkar Lainnya