18 September 2018

Berita Golkar - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) meminta seluruh kader tetap fokus meraup banyak suara dalam Pemilu Legislatif (pileg). Mereka tetap harus bersaing dengan calon lain dari partai koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Hal itu disampaikannya saat membuka dialog nasional bersama kader di Kantor DPD I Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Selasa (18/9/2018).

"Meskipun (partai koalisi) bersama-sama memenangkan Pak Jokowi tapi mereka-mereka itu adalah saingan. Jangan dilupakan itu," tegasnya. Raihan suara besar dalam Pileg akan sangat berpengaruh dengan bargaining Golkar di peta politik nasional. "Mau yang menang Prabowo atau Jokowi, kalau kursi legislatif kita kalah, ya percuma. Yang tidak kalah penting adalah pemenangan pemilihan legislatif. Tugas Bapilu adalah memenangkan sebanyak-banyaknya," ucapnya.

2014 Golkar mendapat 14,7 suara dan 16, 25 kursi. Di Pemilu 2019 nanti, Partai Golkar memasang target nasional 18 persen atau 110 kursi. Di Jabar harus meraih 20 persen, atau dari 15 kursi menjadi 22 kursi. "Partai Golkar akan diperhitungkan nanti bila memenangkan sebanyak-banyaknya DPR RI dan DPRD sebanyak-banyaknya," terangnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto pun mengatakan, sudah merinci semua dapil yang kuat untuk meraup suara. Untuk pemilu secara nasional akan berkampanye untuk mencoblos partai. "Evaluasi pemilu lalu, nama yang dicoblos kuat, tapi yang coblos partai, lemah," tutupnya. [merdeka]

fokus berita : #Aburizal Bakrie


Kategori Berita Golkar Lainnya