19 September 2018

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB. Ace Hasan Syadzily mengungkapkan pentingnya sosialisasi dan edukasi terkait bencana terhadap masyarakat, agar mereka siap siaga ketika menghadapi bencana. Khusus untuk Provinsi Bali yang memiliki Gunung Agung, sehingga harus selalu diwaspadai. Letak geografis Bali yang penduduknya sebagian besar tinggal di pesisir pantai juga harus tetap diantisipasi.

“Masyarakat harus diberi petunjuk, kalau terjadi bencana, mereka sudah siap siaga untuk evakuasi. Karena bencana itu tidak bisa dilawan, masyarakat harus bersahabat dengan bencana itu sendiri,” kata Ace saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi VIII DPR RI ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Kamis (19/9/2018).

Ace mencontohkan masyarakat Jepang yang memiliki pendidikan kebencanaan yang kuat. Mereka, menurut Ace, sudah punya Standard Operating Procedure (SOP) sendiri sejak lahir, pada saat gempa, mereka tidak langsung lari keluar bangunan, melainkan berlindung di bawah meja. “Kalau kita, biasanya langsung lari tunggang-langgang ke mana enggak jelas,” tambah Ace.

Legislator Partai Golkar itu juga menyampaikan bahwa infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) harus saling terintegrasi. Baik itu BPBD Bali dengan Kementerian Sosial atau Dinas Sosial yang memiliki Taruna Siaga Bencana (Tagana) di masing-masing daerah, maupun organisasi kemasyarakatan yang memang disiapkan untuk mereka menjadi relawan kebencanaan.

“Diharapkan ini semua mampu memberi rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat lokal, juga wisatawan mancanegara yang ada di sini. Sehingga dunia internasional dapat mengetahui, destinasi wisata yang siap menghadapi berbagai macam bencana adalah Bali," pungkas politisi dapil Banten itu.

Kunspek Komisi VIII DPR RI ini juga diikuti oleh Wakil Ketua Komisi DPR RI Iskan Qolba Lubis (F-PKS) serta Anggota Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka, Alfia Rezani, I Gusti Agung Putri Astrid dari F-PDI Perjuangan. Kemudian Deding Ishak (F-PG), Anda (F-Gerindra), Nanang Samodra (F-PD), Bisri Romly (F-PKB), Ei Nurul Khotimah (F-PKS) serta Achmad Mustaqim (F-PPP). [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Ace Hasan


Kategori Berita Golkar Lainnya