18 September 2018

Berita Golkar - Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar DKI Jakarta, Rizal Mallarangeng berharap, sosok wakil gubernur yang akan mendampingi Anies Baswedan adalah orang yang mengenal dan mengerti Kota Jakarta. Hal itu dikemukakan Rizal menanggapi soal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta penganti Sandiaga Uno. "Pilih lah putra dan putri Jakarta yang baik dan tahu problematika Kota Jakarta," kata Rizal, Selasa (18/9/2018).

Koordinator Nasional Relawan GoJo (Golkar Jokowi) ini menyerahkan sepenuhnya kepada koalisi partai pendukung Anies dan Sandiaga, di Pilkada DKI 2017. Namun untuk menghindari kegaduhan, ia mengingatkan agar tidak menyalahi aturan. "Ikuti aturan yang ada kepada yang berhak, yakin partai pendukungnya (PKS dan Gerindra). Pilih lah yang terbaik bagi warga Jakarta. Siapa pun orangnya, silakan pilih," ujar pria yang akrab disapa Celi itu.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar mengatakan, partai pengusung memiliki hak untuk mengisi kekosongan wagub DKI yang ditinggalkan Sandiaga. "Itu hak partai politik yang menjadi partai pengusung sebagaimana diatur dalam Pasal 176 Ayat (2) UU 10 Tahun 2016. UU tidak atur nama orang," kata Bahtiar kepada wartawan di Jakarta, Selasa, (18/9/2018).

Bahtiar menjelaskan, dalam Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah mengatur baik dalam Ayat (1) maupun Ayat (2), yakni posisi Wakil Gubernur DKI yang mengundurkan diri pengisiannya melalui mekanisme DPRD DKI sesuai usulan partai politik atau gabungan partai pengusung.

Mekanisme pengisian kekosongan jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta diatur dalam Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada).

Pada Pasal 176 ayat (1) UU Pilkada diatur bahwa dalam hal Wakil Gubernur DKI berhenti karena permintaan sendiri, pengisian Wakil Gubernur DKI dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Provinsi DKI berdasarkan usulan dari partai politik atau gabungan partai politik pengusung.

Kemudian, Pasal 176 Ayat (2) diatur bahwa partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan 2 (dua) orang calon Wakil Gubernur DKI kepada DPRD DKI melalui Gubernur DKI untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta. [viva]

fokus berita : #Rizal Mallarangeng


Kategori Berita Golkar Lainnya