19 September 2018

Berita Golkar - Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi, hari ini dipanggil pihak Bawaslu Kabupaten Bogor, Rabu (19/9/2018). Ade dimintai sejumlah pertanyaan oleh Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kantor Panwaslu, Cibinong, Kabupaten Bogor. Ade menjelaskan bahwa panggilan ini adalah klarifikasi mengenai pelaporan DPT Pemilu Legislatif Kabupaten Bogor.

"Klarifikasi Kabupaten Bogor, dari pelaporan saudara Cep Hendrik, melaporkan terkait dengan DPT Pemilu Legislatif Kabupaten Bogor, saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar, sebagai peserta pemilu, menjadi saksi," kata Ade saat ditemui di lokasi, Rabu (19/9/2018). Ia mengatakan sudah menjawab semua pertanyaan yang diajukan pihak Bawaslu sesuai dengan apa yang diketahui dan data yang dia punya.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan yang dimaksud adalah tentang masa 7 hari setelah ditetapkannya DPT, peserta pemilu wajib menerima DPT secara lengkap berbentuk soft copy dan cakram padat. Tetapi, lanjut dia, sampai saat ini KPU belum memberikan secara lengkap. "Yang menjadi persoalan adalah tahapan, harusnya 7 hari sudah diberikan, kenapa 7 hari setelah ditetapkan DPT, belum," kata Ade.

Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bogor, Abdul Haris, mengatakan bahwa klarifikasi ini dilakukan kepada sejumlah saksi termasuk Ade Ruhandi. Hal ini dilakukan, kata dia, terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor.

"Pasal yang dilaporkan itu UU 7 tahun 2017 pasal 208 tentang kewajiban KPU menyerahkan salinan DPT kepada peserta pemilu tingkat Kabupaten dan Kecamatan dalam kurun waktu 7 hari setelah penetapan tanggal 21 Agustus 2018," kata Abdul.

Ia mengatakan pihaknya memastikan dugaan tersebut dengan bertemu langsung dan mengklarifikasi kepada peserta pemilu. "Ini baru dugaan pelanggaran atas pasal 208 itu, dan sanksinya diatur dalam Pasal 513 UU 7 2017 dimana KPU apabila tidak menyerahkan itu akan dikenakan sanksi pidana 2 tahun atau denda Rp 25 juta, KPU-nya, anggota KPU," pungkas Abdul. [tribunnews]

fokus berita : #Jaro Ade


Kategori Berita Golkar Lainnya