29 September 2018

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ichsan Firdaus minta dana Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan disalurkan untuk peremajaan alat pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK). Hal ini disampaikan Ichsan usai memimpin rapat Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi IX DPR RI dengan jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Jumat (28/9/2018).

“BPJS Ketenagakerjaan saat ini punya hak pengelolaan anggaran Rp 328 triliun. Jika CSR-nya digunakan untuk kepentingan peremajaan BLK, maka itu sangat baik. Dan saya kira perlu ditindaklanjuti oleh BPJS Kenagakerjaan” ujar Ichsan.

Terkait ide ini, Legislator Golkar ini lewat Komisi IX DPR RI akan memanggil pihak BPJS Ketenagakerjaan. Kerena BPJS Ketenagakerjaan harus berkontribusi untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kompetensi melalui peremajaan peralatan BLK yang ada di Indonesia.

Menurut Ichsan, keterbatasan anggaran menjadi penyebab utama tidak adanya peremajaan peralatan pelatihan serta peningkatan kualitas instruktur BLK. Mengingat BLK yang ada saat ini sangat bergantung kepada APBN dan APBD. Untuk itu, perlu adanya kreatifitas dari BLK agar tidak selalu bergantung pada pendanaan dari pemerintah.

“Ada BLK di Bekasi yang sudah mendapatkan CSR dari beberapa perusahaan yang ada di daerah tersebut. Menurut saya inovasi-inovasi seperti ini yang perlu dikembangkan dan patut ditiru oleh BLK lain,” terang legislator dapil Jawa Barat ini sembari meminta kepada Kementerian Ketenagakerjaan agar memberikan keleluasaan kepada BLK untuk mencari sumber dana lain, di luar anggaran pemerintah. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Ichsan Firdaus


Kategori Berita Golkar Lainnya