07 Oktober 2018

Berita Golkar - Sudah sepekan lebih sejak bencana gempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah. Hingga Jumat 5 Oktober 2018 pukul 17.00 Wita, sudah 1.649 orang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana yang terjadi Jumat 28 September 2018 menjelang Magrib itu.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengingatkan pemerintah untuk tetap fokus melakukan evakuasi, terutama di daerah terisolir selama masa tanggap darurat belum berakhir. "Saya kira masa tanggap darurat ini ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, harus dipastikan soal evakuasi yang masih belum tuntas, terutama di daerah-daerah yang masih terisolasi," ujar Ace, Minggu (7/10/2018).

Ace menambahkan, pemerintah juga harus memastikan pendistribusian bantuan tepat sasaran ke masyarakat korban bencana. Bantuan, lanjut Ace juga harus merata diberikan sesuai dengan kebutuhannya. "Memastikan jalur distribusi bantuan dari masyarakat dalam negeri dan dunia internasional sampai ke masyarakat dengan merata terutama kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, minuman, pakaian dan kebutuhan medis," ucap Ace.

Selain dua hal tersebut, Ketua DPP Partai Golkar itu juga menekankan pentingnya menciptakan kondisi tenang bagi masyarakat. Trauma healing atau penyembuhan dari rasa trauma diperlukan masyarakat Sulawesi Tengah untuk bisa bangkit kembali menata kehidupan yang baru pascabencana.

Trauma healing ini, kata Ace sangat penting terutama bagi anak-anak untuk membangkit psikologi mereka. Apalagi bagi anak-anak yang orangtuanya yang dinyatakan meninggal dunia atau belum ditemukan hingga saat ini. "Trauma healing dan membangkitkan semangat masyarakat untuk tetap dapat hidup normal kembali harus dilakukan," tukasnya. [okezone]

fokus berita : #Ace Hasan


Kategori Berita Golkar Lainnya