09 Oktober 2018

Berita Golkar - Anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) HM Suryo Alam meminta agar guru honorer yang tidak memenuhi persyaratan calon pegawai negeri sipil (CPNS) bisa mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). "Kita akan perjuangkan masalah ini sebagai bentuk komitmen partai pada kasus guru honorer," ujar Suryo Alam dalam diskusi 'Kebijakan Penuntasan Guru Honorer K2' yang digelar Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR selasa, (9/10/2018).

Anggota Komisi X DPR ini menjelaskan, guru honorer bukan hanya tanggung jawab Kemendikbud, tapi juga kementerian terkait lainnya, seperti Kemenkeu. "Kita usulkan guru honorer K-2 yang tidak memenuhi persyaratan tes CPNS diberikan kesempatan ikut tes pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," ungkapnya. Suryo menyatakan, Partai Golkar berjanji dan berkomitmen untuk memperjuangkan nasib para guru, khususnya guru honorer K-2.

"Kita akan mengawal dan memperjuangkan apa yang menjadi kesimpulan dari acara ini," terangnya. Sementara itu, Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Paulus menyatakan, suara rakyat adalah suara Golkar dan persoalan guru honorer adalah persoalan rakyat yang harus diperjuangkan oleh Partai Golkar. [liputan6]

fokus berita : #Suryo Alam


Kategori Berita Golkar Lainnya