10 Oktober 2018

Berita Golkar - Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pihak oposisi sudah menyediakan hiburan gratis untuk rakyat. Hal ini berimplikasi pada hematnya biaya varian konten kampanye berjenis hiburan. "Pihak oposisi itu suka berbagai gimmick, selalu ramai itu di media sosial," kata Dedi di Kantor DPD Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Rabu (10/10/2018).

Dedi pun membandingkan dengan kubu pemerintah. Dedi mengatakan Golkar sejak 15 tahun lalu benar-benar menggelar panggung hiburan rakyat. Ia mengklaim, hal itu media relaksasi rakyat. Kebiasaan itu menurut dia, diamplifikasi secara sadar melalui media mainstream dan media sosial. "Rakyat itu butuh kebahagiaan dengan sentuhan langsung," ujarnya.

Menurut Dedi, pola hiburan rakyat tidak selalu diisi hura-hura. Ada pendekatan emosional dan sejalan karakter dan pola Joko Widodo tidak terpaku aturan yang bersifat formal. Misalnya, saat menjabat Walikota Solo, Jokowi memindahkan para pedagang pasar dengan cara berkali-kali menggelar acara makan siang. Tak lama setelah itu, para pedagang yang awalnya menolak pindah seketika menerima kebijakan Jokowi.

Mantan Bupati Purwakarta itu berkelakar bahwa celetukan spontan rakyat jauh lebih menyenangkan dibandingkan sikap saling sindir politisi. Celetukan tersebut menurut dia, dapat dijadikan visi bagi seorang pemimpin dalam menjalankan kebijakan. "Jelas lebih bahagia mendengar celetukan rakyat daripada gimmick politisi oposisi," pungkasnya. [merdeka]

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya