11 Oktober 2018

Berita Golkar - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyambut baik upaya peningkatan kerja sama Indonesia dan Singapura. Apalagi, selama 50 tahun ini, hubungan bilateral telah terjalin dengan baik terutama melalui kolaborasi peningkatan nilai perdagangan dan investasi. "Peningkatan kerja sama RI-Singapura saling menguntungkan dan melengkapi sehingga mampu memperkuat perekonomian kedua negara," ujarnya, Kamis (11/10/2018).

Pada semester I tahun 2018, investasi Singapura ke Indonesia tercatat sebesar USD5,04 miliar atau naik 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan sepanjang tahun 2017, penanaman modal dari Negeri Singa mencapai USD8,44 miliar. Pada 2017, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Singapura menembus hingga USD9 miliar, yang menjadikan Negeri Singa sebagai tujuan terbesar kelima pengapalan produk manufaktur nasional.

Menurut Airlangga, belakangan ini pihaknya aktif menarik investor Singapura ke Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah. "Saat ini, kami sudah memiliki lebih dari 43 tenant di KIK. Selanjutnya, kami tengah memfokuskan untuk pengembangan Politeknik Furnitur di kawasan tersebut," ungkapnya.

Pembangunan KIK adalah hasil kerja sama antara investor Indonesia dengan Singapura. Kawasan industri terintegrasi pertama di Jawa Tengah itu diproyeksikan menyerap potensi investasi sebesar USD500 juta. Tahap pertama, lahan yang akan digarap seluas 1.000 hektare dengan target 300 tenant dan bakal menyerap tenaga kerja sebanyak 500 ribu orang hingga tahun 2025. [industry]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya